Hadapi Bencana, Logistik Dipastikan Aman

7

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,5 miliar untuk menghadapi ancaman bencana yang terjadi ketika musim penghujan. Hal itu diutarakan Bupati Garut H Rudy Gunawan.

“Sekarang anggarannya sudah ada. Dana itu akan dikeluarkan saat terjadi tanggap darurat bencana,” ujar bupati kepada wartawan usai meminpin apel pagi di Lapang Setda Garut Senin (3/12).

Anggaran tersebut sengaja disediakan untuk tanggap darurat karena Kabupaten Garut merupakan daerah yang rawan bencana.

“Anggaran yang disediakan ini untuk memperkuat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dalam penanganan terjadi bencana,” terangnya.

Dengan anggaran itu Pemkab Garut tidak akan kekurangan logistik untuk menghadapi bencana di musim penghujan.

“Anggaran kita ada untuk tanggap darurat. Nggak usah takut,” katanya.

Rudy menerangkan dalam penanganan bencana, bukan hanya kewajiban pemerintah daerah, tetapi pemerintah provinsi dan pusat juga pasti akan membantu menyelesaikan urusan bencana.

“Jadi kalau ada kepala BPBD yang menyatakan kekurangan ini-itu namanya cengeng,” ucapnya.

Kepala Pelaksana BPBD Garut Dadi Djakaria mengatakan logistik untuk menghadapi bencana sudah disiapkan. Selain logistik, pihaknya juga menyediakan alat berat.

“Seperti kemarin malam (Minggu), ada longsor di Cisewu yang menutup jalan. Segera dibersihkan karena alat berat sudah ada,” katanya.

Kekurangan logistik yang sempat dikeluhkan, kata Dadi, sudah bisa diatasi. Pemkab telah menyediakan anggaran untuk menghadapi tanggap darurat.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati, ketika datang musim penghujan khususnya daerah rawan longsor,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.