Hadapi Pilkada 2020, Bawaslu Pangandaran Butuh Rp 11 Miliar

45
0
Loading...

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran mengajukan anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 11 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gaga Abdillah mengatakan anggaaran sebesar Rp 11 miliar diajukan pada APBD perubahan tahun 2019 ini.

”Namun apakah nanti bisa dicairkan sekaligus, atau di dua termin (jangka waktu,Red) kita masih belum tahu,” jelasnya kepada Radar, Minggu (30/6).

Menurutnya, anggaran sebesar Rp 11 miliar merupakan hasil dari perhitungan dan estimasi kebutuhan Bawaslu sepanjang pelaksanaan Pilkada 2020. ”Kita juga belum tahu apakah besaran anggaran yang kita ajukan bisa terealisasi atau tidak,” ujarnya.

Anggaran yang diajukan oleh Bawaslu memang lebih kecil, jika dibandingkan dengan KPU Kabupaten Pangandaran yang mencapai Rp 41,2 miliar.

”Wajar saja karena kebutuhannya juga berbeda dan kami bersama KPU sudah berkoordinasi mengenai hal ini (anggaran),” katanya.

Bawaslu Pangadaran pun akan segera melaksanakan evaluasi pengawasan Pemilu tahun 2019, bersama seluruh Panwascam pada minggu ini. ”Sekitar tanggal 3-4 Juli, kita akan melaksanakan evaluasi sehari semalam,” ujarnya.

Loading...

Untuk rekrutmen dan pembentukan badan AD HOC akan dilaksanakan sekitar bulan Desember 2019. ”Karena kita merujuk kepada KPU yang akan melaksanakan rekrutmen bulan Januari 2020,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Pangandaran Suheryana mengatakan pembahasan anggaran hibah daerah yang akan diberikan kepada pelaksana pemilu, belum dijadwalkan hingga sekarang.

”Nanti kita bahas dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD,red),” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.