Hajat Laut Ungkapan Rasa Syukur

14
SYUKURAN. Karnaval Budaya dalam rangkaian acara Syukuran Nelayan Pangandaran di kawasan Pantai Timur Pangandaran Selasa (11/9).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PANGANDARAN – Tradisi Hajat Laut atau Syukuran Nelayan kembali digelar di kawasan Pantai Timur Pangandaran Selasa (11/9).

Acara tahunan kali ini dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah.

Syukuran nelayan dimulai dengan kegiatan karnaval budaya dan pawai ta’aruf. Kemudian dilanjutkan istigosah bersama dan tablig akbar.

Bupati dan wakil bupati Pangandaran selanjutnya mengakhiri acara dengan prosesi tabur bunga sebagai tanda penghormatan untuk para nelayan yang sudah tiada.

Ketua Panitia Syukuran Nelayan Datam Sutarjo mengatakan syukuran nelayan merupakan ungkapan rasa syukur nelayan.

Dikatakannya, panitia memang sudah merencanakan peringatan hajat laut tersebut bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam.

“Nelayan Pangandaran taat kepada ajaran agama. Maka kami patut bertasyakur atas rejeki dan kekayaan laut yang Allah SWT limpahkan kepada kita,” ungkapnya.

Datam mengatakan pendapatan nelayan tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2017 lalu.

“Hasil tangkap ikan laut untuk tahun ini meningkat hingga mencapai Rp 21 miliar, sementara tahun lalu hanya mencapai Rp 11 miliar,” ujarnya.

Dikatakannya, KUD Minasari sebagai koperasi nelayan terbesar di Pangandaran siap meningkatkan PAD dari sektor perikanan tangkap.

“Kami berharap sarana dan prasarana kamk dilengkapi. Kami juga mengakui masih ada kebocoran PAD akibat nelayan yang tidak menjual hasil lautnya ke pelelangan ikan,” ujarnya.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata berharap Syukuran Nelayan dan peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah menjadi bahan evaluasi untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Hajat laut ini dilaksanakan dengan cara-cara yang islami, dihadiri oleh seluruh komponen masyarakat. Tentunya, ini menjadi modal berharga untuk menuju Kabupaten Pangandaran yang lebih baik,” ungkapnya.

Menurut Jeje, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, nelayan dan pemerintah daerah. (nay)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.