Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.3%

53.8%

6.8%

0.7%

12.9%

0%

23.2%

0%

Hakli Harus Mampu Bangun Kesadaran

16
0
SEMINAR. Narasumber berbicara pada sumpah profesi dan seminar yang diikuti anggota Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Priangan Timur di favehotel, Minggu (1/12). Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya

CIPEDES – Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (Hakli) Priangan Timur melaksanakan Sumpah Profesi dan Seminar di favehotel, Minggu (1/12). Dalam kegiatan ini yang menjadi peserta yakni sanitarian dari enam kota dan kabupaten di Priatim.

Ketua Pelaksana Sumpah Profesi dan Seminar Yusuf Rifai SKM MEpid menyatakan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dam wawasan ahli kesehatan lingkungan terkait dengan profesi. “Untuk memberikan tambahan pengetahuan kepada sanitarian atau ahli kesehatan lingkungan,” katanya kepada Radar.

Para tenaga ahli kesehatan lingkungan itu lebih membangun kesadaran atau menjadi tenaga sanitarian yang lebih profesional dalam melaksanakan tugas membina masyarakat. “Sanitarian ini harus menjadi ujung tombak dalam perubahan lingkungan yang lebih sehat di wilayahnya masing-masing,” tutur dia.

Tidak hanya itu, tenaga ahli kesehatan lingkungan juga harus terus memunculkan inovasi untuk mempercepat open defecation free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan di lingkungan yang menjadi binaannya. Di samping itu mereka juga melakukan pembinaan masyarakat mengenai perilaku kesehatan lingkungan. “Saya meminta anggota Hakli ini kinerjanya lebih baik yang mengedepankan sumbangan yang nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Yusuf.

Yusuf juga menargetkan anggota Hakli ini bisa menumbuhkan lebih banyak desa dan kelurahan ODF di Jawa Barat, cakupan air bersihnya lebih tinggi dan kepemilikan jamban yang sesuai dengan standar kesehatan lebih banyak di masyarakat. “Itu yang menjadi targetan kami saat ini,” tutur dia.

Menurutnya, sumpah profesi salah satu prasyarat dalam melaksanakan profesi atau pekerjaan. Setelah melakukan sumpah ini akan muncul tanda registrasi. “Ini harus dilakukan oleh sanitarian atau ahli kesehatan lingkungan,” kata dia.

Sekretaris DPD Hakli Jawa Barat Sutisna SKM MKes menyatakan, sesuai dengan aturan, setiap tenaga kesehatan harus mempunyai tanda registrasi. Untuk mendapatkan itu harus adanya sumpah profesi. “Alhamdulillah untuk tingkat Jawa Barat Priangan timur ini yang terakhir melakukan sumpah profesinya,” kata dia.

Sutisna berharap, semua tenaga ahli kesehatan lingkungan yang tergabung dalam Hakli betul-betul menerapkan profesinya sebagai tenaga sanitarian.

“Tenaga sanitarian ini bisa mendongkrak dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di bidang kesehatan lingkungan, apalagi saat ini sedang gencar melaksanakan ODF. Dan saya minta Jabar harus menjadi juara ODF sesuai keinginan pemerintah,” harap dia. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.