Hambat Penyebaran Corona, Pemdes Pasir Panjang Manonjaya Tasik Lakukan Ini..

74
0
SOSIALISASI. Pemdes Pasirpanjang Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya terus gencar menyosialisasikan 3M dalam mencegah penyebaran Covid-19, Kamis (8/10). istimewa

TASIK – Pemerintah Desa Pasirpanjang Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) gerakan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak kepada warga untuk terhindar dari wabah Covid-19.

Kepala Desa Pasirpanjang Iwan Risnandar Saputra mengatakan, dalam setiap kegiatan sosialisasi, dirinya selalu turun langsung untuk menjelaskan kepada masyarakat dalam berbagai momen kegiatan.

Baca juga : Pilbup Tasik, Warga Sirnagalih Cigalontang Tasik Dukung Azies-Haris

Sehingga apa yang disampaikan bisa benar-benar masuk dan dimengerti oleh masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Sosialisasi tak hanya dilakukan di kantor desa, namun juga dalam pertemuan warga di permukiman warga. Harapannya, agar warga semakin memahami dan mengerti pentingnya 3M,” ujarnya kepada Radar, Kamis (8/10).

Iwan menyebutkan, dengan kekompakan warga bersama dalam gerakan 3M dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dapat membantu menekan kasus Covid-19 dan memutus mata rantai penyebarannya.

Loading...

Pasalnya, kata dia, sehat itu adalah bagian dari investasi di masa depan. Agar kelak suatu saat ini, semua masih bisa melihat anak cucu dengan kondisi sehat terus.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi 3M atau memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak kepada masyarakat di Desa Pasirpanjang dan spanduk-spanduk juga telah dipasang sebagai media sosialisasi.

“Kita harus selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, sering mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak fisik dan tidak berkerumun, hindari menyentuh benda yang tidak perlu ditempat umum dan menerapkan pola hidup sehat,” ungkapnya.

Kata Iwan, apabila melaksanakan kegiatan di luar rumah patuhilah 3M tersebut agar terhindar dari penularan Covid-19. Pasalnya jika masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan maka itu merupakan vaksin untuk memutus rantai penyebaran.

Keluarga, menurutnya menjadi sentral utama dalam pelaksanaan kebijakan-kebijakan dalam penanganan Covid-19. Kepatuhan anggota keluarga dalam melaksanakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat berperan besar menekan dampak pandemi Covid-19.

“Keluarga berperan penting melindungi, menyosialisasikan dan mengajarkan anggota keluarganya untuk selalu memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun,” ucapnya.

Lanjut Iwan, pihaknya telah menekankan bahwa di tengah pandemi saat ini, tidak hanya harus melindungi diri sendiri, tapi juga berkewajiban untuk melindungi sesama. Salah satu cara yang dapat ditempuh ialah dengan mengurangi atau bahkan menghindari pertemuan dan kerumunan yang tidak diperlukan.

“Saat ini, masyarakat juga telah diperkenalkan dengan aktivitas atau pertemuan secara daring sebagai bentuk sederhana dari sosialisasi yang meminimalkan risiko penyebaran Covid-19,” kata Iwan, menambahkan.

Baca juga : 265 Warga Kota Tasik Positif Corona, Saat Ini Pemkot Terus Tracing

Salah satu warga, Herman (37) mengaku sangat mendukung pemerintah desa, tokoh masyarakat, TNI/Polri yang tanpa henti mengingatkan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan 3M. Yakni wajib memakai masker, menjaga jarak dan wajib mencuci tangan.

“Kami pun ikut mendukung dengan terus berkoordinasi bersama pemerintah desa, dalam membantu menyosialisasikan protokol kesehatan. Sekaligus membagikan masker kepada masyarakat. Semua masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan lingkungan, menjalankan pola hidup bersih dan sehat,” kata dia.(obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.