Hambat Sebaran Corona, Pemkot Banjar Gandeng Tokoh Agama

124
0
Istimewa. RAPAT KOORDINASI. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih bersama Forkopimda saat rakor dengan tokoh agama di guest house Pendopo Kota Banjar. Kegiatan itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kota Banjar.
Istimewa. RAPAT KOORDINASI. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih bersama Forkopimda saat rakor dengan tokoh agama di guest house Pendopo Kota Banjar. Kegiatan itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kota Banjar.

BANJAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar menggandeng para ulama dan ormas Islam serta lintas agama dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Banjar. Wali kota berharap mereka jadi pelopor dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kita ingin masyarakat sadar dan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yakni melalui 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, Red),” ujar dia kepada wartawan seusai rakor dengan perwakilan tokoh agama di guest house Pendopo Kota Banjar, Rabu (30/92020).

Diakuinya, selama dua pekan terakhir terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Banjar. Itu kenapa, sebagai langkah, pemerintah kota mengumpulkan tokoh agama agar bisa bersama-sama mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga : 2 Minggu Isolasi Mandiri, 2 Pasien Corona di Kota Banjar Sembuh

Menurut dia, berdasarkan pengamatan dan kajian pelaksana gugus tugas dan tim penindak pelanggar protokol kesehatan (prokes) di lapangan, saat ini baru 30 persen masyarakat Banjar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Sedangkan sisanya belum memiliki kesadaran dalam menerapkan 3M. Padahal kita (tim, Red) setiap hari tak kenal lelah mengingatkan dan menyadarkan masyarakat agar patuh dan disiplin, minimal memakai masker,” kata dia.

Salah seorang tokoh agama ustaz Aan mendukung pemerintah kota dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Banjar.

“Kita juga tak henti-hentinya mengajak dan menyadarkan masyarakat sekitar tempat tinggal agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Apalagi Covid-19 masih belum selesai,” pungkasnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.