Hamida & Hawamida Dukung 100% di Pilkada Tasikmalaya

198
0
SALAM EMPAT JARI. Pengurus Forum Pondok Pesantren (FPP) Priangan Timur doakan WANI menang di Pilkada 2020, Minggu (29/11). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TASIK – Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) dan Himpunan Alumni Wanita Miftahul Huda (Hawamida) terus gencar melakukan gerakan sosialisasi untuk memenangkan pasangan calon Dr H Iwan Saputra-H Iip Miptahul Paoz (WANI)

Gerakan Hamida dan Hawamida tersebut diberikan saat acara silaturahmi Ketua Umum Hamida KH Dudung Abdullah Faqih dengan pengurus Hamida-Hawamida kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah di Kecamatan Cibalong, Minggu (29/11) siang.

Usai silaturahmi, Hamida dan Hawamida pun berfoto bersama Calon Bupati Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra SE MSi dengan membentangkan spanduk bertuliskan Hamida dan Hawamida Mendukung 100 Persen WANI di Pilkada 2020.

Ketua Umum Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) KH Dudung Abdullah Faqih mengatakan, kehadirannya dalam acara silaturahmi Hamida-Hawamida di Ponpes Miftahul Hidayah sebagai langkah menindaklanjuti deklarasi dukungan keluarga besar Ponpes Miftahul Huda dan Hamida kepada pasangan Iwan Saputra dan Iip Miptahul Paoz di Pilkada Tasik yang sudah diberikan.

“Keluarga besar Ponpes Miftahul Huda dan Hamida sudah mendeklarasikan diri bahwa kita itu di Pilkada Tasik mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 4, Iwan-Iip,” ujarKH Dudung kepada Radar, Minggu (29/11).

Loading...

Baca juga : Pesta Miras di Pinggir Jalan Ibrahim Adji Kota Tasik, Sekelompok Remaja Diciduk Polisi

Menurut dia, realisasi dari bentuk dukungan Hamida terhadap Iwan-Iip, ini salah satunya dengan menindaklanjutinya melakukan silaturahmi dengan Hamida-Hawamida di tingkat kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya untuk memastikan sejauh mana langkah dukungan dan pemenangan yang sudah dilakukan terhadap pasangan Iwan-Iip.

“Jadi kita bukan hanya mendukung, tetapi ikut menyosialisasikan pasangan Iwan-Iip. Karena sudah ditugaskan oleh Pimpinan Umum Ponpes Miftahul Huda dan sudah dimusyawarahkan di dewan kiai di Miftahul Huda. Jadi jatuhnya dukungan terhadap Iwan-Iip berdasarkan pertimbangan yang ada,” kata dia.

KH Dudung mengatakan, dalam Hamida ini apa yang dikatakan oleh pimpinan umum dan hasil dari musyawarah keluarga besar Ponpes Miftahul Huda dan Hamida, itu yang kemudian wajib dilaksanakan.

Apalagi, jelas dia, pasangan Iwan-Iip ini masing-masing mempunyai representasi dari sisi kefigurannya. Seperti contoh Iwan seorang birokrasi yang andal dan mempunyai pengalaman serta mampu memimpin pemerintahan.

“Kemudian sosok Iip Miptahul Paoz merupakan representasi dari tokoh dan figur dari pondok pesantren, mudah-mudahan dengan kepemimpinan Iwan-Iip ini mampu membawa perubahan dan lebih memperhatikan pendidikan dan perkembangan pesantren, agar generasi muda lebih berkarakter,” tambah dia.

Anggota Tim Pemenangan Iwan-Iip, Andi Lala menjelaskan agenda kegiatan silaturahmi pimpinan umum Hamida bersama dengan pengurus Hamida-Hawamida se-Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Cibalong, dalam rangka dukungan terhadap Iwan-Iip di Pilkada Tasik.

“Kemudian untuk menindaklanjuti hasil deklarasi keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Huda dan Hamida yang mendukung pasangan nomor urut 4 Iwan-Iip di Pilkada Tasik pada 13 November lalu,” kata dia.

Kemudian, lanjut dia, dalam acara silaturahmi ini muncul perintah dari ketua umum Hamida agar pengurus Hamida-Hawamida di tingkat kecamatan melaksanakan konsolidasi pengurus dan anggota dalam pemenangan Iwan-Iip di Pilkada Tasik.

“Kami bersyukur, dukungan dari Hamida-Hawamida ini sudah satu suara di bawah instruksi pimpinan umum Hamida dalam mendukung dan ikut memenangkan Iwan-Iip di Pilkada Tasik. Mudah-mudahan dukungan ini bisa membawa kemenangan,” ujar dia.

Dia berharap dengan ikut masifnya dukungan dari Hamida-Hawamida ini mampu menjangkau lebih ke tataran bawah menarik simpati dan mampu menggerakan alumninya yang hampir ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

“Yang rata-rata para alumni Miftahul Huda ini mempunyai lembaga pendidikan pondok pesantren dan majlis taklim sendiri. Dan hitung-hitungan kami, paling tidak dari alumni Miftahul Huda yang ada di Kabupaten Tasik kurang lebih 4.000, mudah-mudahan bisa menyumbang 1-3 persen suara pada Iwan-Iip,” papar dia.

Calon Bupati Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra SE MSi bersyukur bisa mendapatkan dukungan dari Hamida-Hawamida di Pilkada Tasik. Dukungan yang diberikan Hamida adalah amanat agar pasangan WANI lebih memperhatikan tentang pendidikan Islam yang berbasis pesantren dan madrasah diniah.

“Dalam upaya mempersiapakan generasi muda ke depan. Akhlak, adab karakter kepribadian generasi muda ke depan dan pendidikan Islam harus menjadi prioritas. Ini sejalan dengan visi misi pasangan WANI. Di mana pesantren peran yang strategis dalam pendidikan nasional dan Islam. Sangat memotivasi besar,” ujar dia.

Sementara itu, Forum Pondok Pesantren (FPP) Priangan Timur pun mendoakan kemenangan pasangan nomor 4, Iwan-Iip pada pesta demokrasi lima tahunan ini.

Koordinator Forum Pondok Pesantren (FPP) wilayah V Jabar Ustaz Yusuf Roni bersama rengrengannya melakukan istigasah di Ponpes Al-Mujahidin, Kecamatan Tawang, Minggu (29/11). Kegiatan itu dihadiri juga calon Bupati Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra SE MSi.

Ustaz Yusuf Roni menyebutkan, bahwa salah satu cara FPP dalam mendukung WANI adalah dengan berdoa. Maka dari itu istigasah tersebut berharap menjadi penguat peluang kemenangan untuk Iwan-Iip. “Kita doakan agar WANI menang di Pilkada 2020,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Pihaknya menggerakkan pimpinan ponpes di wilayah asuhannya (Priangan Timur) yang memiliki jaringan di Kabupaten Tasikmalaya agar ikut memenangkan pasangan nomor 4. “Ada sebagian yang di kota, tapi mereka punya jaringan juga di kabupaten,” tuturnya.

Dukungannya kepada Iwan-Iip bukan tanpa dasar, pihaknya melihat Iwan punya pengalaman di birokrasi yang cukup matang. Sehingga roda pemerintahan bisa digerakkan secara maksimal. “Beliau rela mundur demi Kabupaten Tasikmalaya, itu sebuah bentuk pengorbanan,” ujarnya.

Pasangannya, kata dia, yakni Iip Miftahul Paoz merupakan kader dari pondok pesantren. Sehingga pendidikan pesantren akan diperhatikan guna membangun Kabupaten Tasikmalaya yang religius islami. “Pesantren bisa lebih maju ketika Iwan-Iip menang,” katanya. (dik/rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.