Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Hanura Tetap di Pihak Pasangan Ahad-Akur

190
0
TEGASKAN DUKUNGAN. Pengurus dan kader DPC Partai Hanura Kabupaten Garut kubu OSO berfoto bersama di kantor Sekretariat Hanura Garut beberapa waktu lalu.

GARUT KOTA – Ketua DPC Hanura Kabupaten Garut kubu Oesman Sapta Odang (OSO) Lela Nurlela menegaskan bahwa tidak ada pencabutan dukungan terhadap pasangan H Agus Hamdani–Pradana Aditya Wicaksana (Ahad-Akur) di Pilkada Garut.

“Dukungan Hanura yang sah itu tetap ke pasangan Agus-Adit. Tidak ke calon lain,” tandas Lela kepada Rakyat Garut, Selasa (27/2).

Soal munculnya dukungan sekelompok orang yang mengatasnamakan pengurus Partai Hanura Kabupaten Garut kepada pasangan Iman Alirahaman-Dedi Hasan Bahtiar (Ihsan), hal itu dianggap illegal karena bukan keputusan partai.

“Dukungan mereka kepada Pak Iman ya sah-sah saja. Tetapi jangan bawa-bawa Partai Hanura. Karena Hanura yang legal dan mempunyai SK Menkum HAM itu ya kubu Pak OSO,” terangnya.

“Sebenarnya Partai Hanura itu tidak ada dua kubu. Hanya di Garut saja yang ada, di daerah lain tidak ada. Karena gugatan PTUN dari kubu lain ditolak dan kubu Pak OSO yang mendapatkan SK Menkumham itu,” sambungnya.

Dengan begitu, kata dia, tidak ada lagi dualisme kepemimpinan di Partai Hanura. KPU juga mengakui Hanura kubu OSO berhak ikut Pemilu 2019. “Kemarin juga waktu verifikasi partai, KPU datangnya ke sini, bukan ke kubu itu (kubu Serli Besi, Red),” katanya.

Sekertaris DPC Partai Hanura Kabupaten Garut Iwan Setiawan juga membantah ada instruksi kepada para anggota dewan dari Partai Hanura di Garut untuk memenangkan pasangan Iman-Dedi. Tugas untuk kader dan anggota dewan di Garut untuk memenangkan pasangan Agus-Adit dan tidak ada yang lain. “Semua kader dan simpatisan Partai Hanura Garut ini akan solid dan siap memenangkan pasangan Agus-Adit di Pilkada Garut ini,” paparnya.

Terkait adanya sekelompok orang yang mengklaim sudah mengintruksikan anggota dewan dari Hanura untuk mendukung pasangan Iman-Dedi, itu hanya omongan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Dari lima anggota dewan, hanya satu di kelompok itu. Sisanya ada di sini. Jadi instruksi itu hanya untuk satu orang saja. Bukan keseluruhan,” pungkasnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.