Hanya Gara-gara Ini.. Kakak Tega Bacok Adik Kandung di Cisayong Tasik

600
0
radartasikmalaya.com
Korban pembacokan kakak kandung saat mendapat perawatan di RS SMC Singaparna, Rabu (10/02/21) malam. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KABUPATEN TASIK – Seorang pemuda berinisial MA (22), warga Kampung Kebon Bencoy, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasik, tega membacok leher belakang adik kandung sendiri AD (19), saat berselisih di rumahnya pada Rabu (10/2) malam.

Sebabnya, pelaku mengaku kesal setelah adiknya tak memberi pinjaman motor serta selalu melawan karena merasa jumawa bisa bela diri silat.

Petugas Polsek Cisayong Polresta Tasikmalaya pun langsung mengamankan pelaku dan mengakui semua perbuatannya.

“Jadi motif pembacokan kakak terhadap adik kandungnya itu, karena kesal tak diberi pinjaman motor. Korban malah marah-marah terhadap pelaku karena merasa menguasai bela diri silat,” ujar Kapolsek Cisayong, AKP Ajat Sudrajat kepada wartawan, Kamis (11/02) sore.

Sesuai keterangan pelaku, terang Ajat, selama ini korban sekaligus adik kandungnya selalu melawan kepada pelaku yang membuat kesal pelaku sampai akhirnya membacok korban.

loading...

Pelaku mengambil golok setelah cekcok karena tak dipinjami motor oleh adiknya dengan niat menakut-nakuti.

“Namun, pelaku malah membacok korban, sampai korban berlari meminta pertolongan warga. Karena kesal, pelaku pun mengejar dan membacok kembali leher belakang dan bagian tangan korban. Kejadian terjadi sekitar pukul 22.30 WIB malam tadi. Warga setempat menolong dan melaporkan kejadian ini ke kami,” terangnya.

Korban pun diakui pelaku selalu marah-marah saat dimintai tolong oleh korban.

Korban pun mengalami sabetan golok beberapa kali di leher, kepala belakang dan tangannya.

Korban pun akhirnya langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat oleh warga yang ikut melerai dan membantu perawatan korban.

“Tebasan senjata tajam itu mengakibatkan korban terluka. Dengan berlumuran darah, korban berlari sambil berteriak meminta pertolongan,” bebernya.

Kini pelaku sudah diamankan di sel tahanan Polsek Cisayong Polresta Tasikmalaya untuk dimintai keterangan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara, korban yang mengalami luka-luka sabetan golok semakin parah akhirnya dilarikan ke RSUD SMC Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

“Pelaku berhasil diamankan saat bersembunyi, di sebuah toilet sekolah. Saat ini pelaku masih mintai keterangan oleh penyidik guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.