Hanya Kota Banjar yang Siap Bayar THR PNS Rp11 M Lebih, Kota dan Kabupaten Tasik Belum Muncul Nominal

732
1
Ilustrasi
Loading...

BANJAR – Dinas Pendapatan Pengeluaran Kas dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Banjar menyiapkan anggaran sebesar sekitar Rp 11,2 miliar untuk membayar tunjangan hari raya (THR) sebanyak 2.610 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya.

“Itu jumlah secara garis besarnya ya sekitar Rp11,2 miliar. Ada peningkatan dibanding jumlah dari tahun lalu. Karena tahun ini selain gaji pokok juga ada tunjangan kelurga dan jabatan. Sementara tahun lalu hanya gaji pokok saja. Besarannya sama dengan gaji setiap bulan,” kata Kepala DPPKAD Kota Banjar, Hj Nur Saadah di ruang kerjanya Jumat (25/5).

Dia menjelaskan anggaran THR ASN ini, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2018 mengenai Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dalam tahun anggaran 2018 kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN).

“Idealnya sebelum hari H atau sekitar minggu pertama bulan Juni THR sudah diterima oleh ASN. In syaa Allah kita sudah siap. Tinggal usulan tiap OPD itu bisa dimulai akhir Mei ini. Semoga tidak ada kendala,” katanya.

Nur menambahkan meski terjadi kenaikan jumlah THR, namun tetap tidak mengganggu stabilitas ke­uang­an di pemerintahan. “THR atau dulu biasa disebut gaji ke-14 itu kan sebuah ke­wajiban, dan tentunya kami ha­rus semaksimal mungkin mem­persiapkannya,” terang dia.

loading...

Ia berharap, untuk memperlancar pencairan dana THR tersebut, tiap OPD bisa membuat laporan secepat mungkin.

“Jadi sebelum hari raya bisa dikeluarkan, mengingat pada minggu depan banyak tanggal merah libur serta tanggal 11 Juni 2018 sudah mulai cuti bersama hingga tanggal 20 Juni 2018 mendatang,” katanya.

Selain THR, pihaknya juga telah menyiapkan gaji 13 untuk ASN, yang akan dicairkan pasca Idul Fitri atau masuk pada bulan Juli mendatang.

Sementara itu, Plt Wali Kota Banjar Darmadji Prawiraseti menegaskan honorer atau tenaga sukarelawan (sukwan) tidak terikat aturan untuk pemberian THR.

Pemerintah daerah pun diakuinya tidak berdaya karena pusat sendiri belum mengeluarkan kebijakan memberikan THR kepada tenaga honorer.

“THR untuk honor tidak ada. THR hanya kepada ASN, TNI, Polri. Honorer biasanya ya dapatnya seikhlasnya tergantung kemampuan OPD-nya,” katanya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tasikmalaya Drs H Nana Rukmana MM menjelaskan penyaluran THR bagi PNS di lingkungannya rencananya akan mulai disalurkan ke rekening PNS dua atau tiga hari sebelum lebaran.

“Alokasi anggaran THR-nya sudah kita siapkan. Dan anggarannya sudah ada, tapi secara nominal rinci berapanya belum pasti,” ungkap Nana kepada Radar, Jumat (25/5).

Menurut Nana, walaupun saat ini yang memimpin pemerintahan adalah Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP, namun penyaluran THR masih bisa oleh Plt. “Tidak harus oleh bupati definitif, bisa oleh Plt juga,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPAD) Kota Tasikmalaya H Nana Sujana mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses pencairan THR bagi para PNS di lingkungan Pemkot. “Insya Allah sedang berproses. Mudah-mudahan bisa turun di bulan Juni,” singkatnya. (cep/dik/igi)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.