Harga Cabai Makin Pedas

57
0
NAIK. Harga berbagai jenis cabai di Pasar Singaparna mengalami kenaikan jelang tahun baru 2020, Minggu (15/12). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Tak hanya rasa dari cabai yang pedas, harganya pun sekarang semakin pedas jelang pergantian tahun 2020. Harga berbagai jenis cabai di Pasar Singaparna mengalami kenaikan rata-rata Rp 15.000 per kilogramnya, Minggu (15/12).

Adah (55), salah satu pedagang sayur di Pasar Singaparna mengatakan, kenaikan terjadi pada jenis cabai keriting. Awalnya harga cabai jenis ini Rp 20.000 per kilogramnya, tapi sekarang menjadi Rp 35.000.

Lanjut dia, harga cabai inul pun mengalami kenaikan menjadi Rp 40.000 per kilogram. Harga tersebut naik dari Rp 30.000. Begitu juga dengan harga cabai merah, saat ini harganya berada di angka Rp 40.000. “Beberapa komoditas sudah mulai naik jelang pergantian tahun baru. Di tambah cuaca ekstrem yang terjadi di daerah pemasok menjadi faktor terjadinya kenaikan harga,” jelasnya.

Selain cabai, kata dia, kenaikan juga terjadi pada telur ayam dari Rp 20.000 menjadi Rp 24.000 per kilogramnya. Bahkan kenaikan harga telur ini sudah terjadi seminggu lebih.

Dewi (38), salah satu pembeli mengeluhkan harga cabai yang terus mengalami kenaikan. Dampaknya, harus mengurangi cabai yang dibeli. “Iya sudah terlalu mahal, bahkan bisa mencapai Rp 40.000. Jadi saya terpaksa menghemat membelinya, tidak satu kilo,” katanya.

Dewi mengaku tidak mengetahui kenapa penyebab harga cabai di Pasar Singaparna mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hanya, yang jelas ketika akan memasuki hari-hari besar selalu ada kenaikan harga. Dia meminta pemerintah bisa menyelesaikan persoalan ini, sehingga ke depan ketika memasuki hari-hari besar tidak terjadi lagi kenaikan harga. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.