Harga Cabai Merah di Pasar Cikurubuk Tasik Tembus Rp90 Ribu/Kg

170
0

KOTA TASIK – Harga cabai merah di berbagai pasar tradisional di Kota Tasik terus melambung. Di Pasar Cikurubuk mencapai Rp90.000 per Kg.

Padahal, dua pekan lalu harga cabai merah ini masih bertahan di kisaran Rp 70.000 per kilogramnya.

Hal itu seperti diungkapkan salah seorang pedagang cabai di Pasar Cikurubuk, Wati Cahyati (49).

Baca juga : Teror Perkosaan di Tasik, Korbannya Siswi SD, ASN, Guru & IRT
Baca juga : Pernah tak Sejalan di Pilgub Jabar 2018, PKS Mulai Dukung Ridwan Kamil

Kata dia, jenis cabai yang naiknya terus tinggi saat ini adalah cabai merah besar. “Paling parah naiknya cabai merah besar,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Selasa(11/2) pagi.

“Pembeli juga jadi banyak yang mengeluh. Sekarang sudah Rp 90.000 per kilogramnya, dua pekan kemarin masih di kisaran Rp 70.000 perkilogramnya,” sambungnya.

Terang Eti, selama ini jenis cabai merah lebih banyak dibeli masyarakat untuk bahan pengolahan makanan atau jajanan seperti seblak, ayam geprek, atau masakan mie lainnya.

Selama ini, tambah dia, pembeli langganannya biasa membeli dalam jumlah banyak untuk diolah menjadi produk dagangan yang akan dijual kembali.

“Kalau langgganan yang buat masakan dijual lagi suka banyak belinya. Mereka pada mengeluh karena harus menaikan harga dagangannya karena bahannya juga cabai ini naik,” tambahnya.

Para pedagang cabai di pasar ini, tukas Eti, menduga kalau penyebab kenaikan cabai akibat musim hujan yang menganggu gagal panen di petani.
Padahal sebelumnya harga normal cabai di Pasar Cikurubuk hanya di kisaran Rp 30.000 per kilogramnya.

“Ini sudah dua minggu terakhir naik parah seperti ini. Musim hujan terus petani banyak yang gagal panen. Sementara permintaan di pasaran masih dengan jumlah tetap tiap harinya. Kalau susah dapat barang sih enggak, tapi jadi mahal,” tukasnya.

Hal senada dituturkan pedagang cabai lainnya, Tini Prihartini (27). Jelas dia, selama ini para pedagang mengurangi pembelian cabai para bandar akibat harganya mahal.

“Biasanya saya ngambil banyak bisa 50 kilogram per harinya ke bandar, sekarang paling hanya 10 kilogram saja,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.