Harga Cabai Naik, Masyarakat Menjerit

86
0
MELONJAK. Pembeli melihat sayuran di Pasar Banjar. Memasuki musim hujan harga cabai melambung. Pembeli pun mengeluh tingginya harga.
MELONJAK. Pembeli melihat sayuran di Pasar Banjar. Memasuki musim hujan harga cabai melambung. Pembeli pun mengeluh tingginya harga.

BANJAR – Tingginya harga cabai dikeluhkan pembeli, khususnya pemilik warung nasi yang setiap harinya menggunakan cabai.

Salah satu pemilik warung nasi di Kota Banjar Rasiyem (50) pun terpaksa menghemat menggunakan cabai dalam olahan masakannya lantaran tingginya harga cabai.

“Tadi pagi (kemarin, Red) ibu beli hampir Rp 100 ribu perkilogramnya. Tidak hanya itu, kebutuhan lainnya juga ikut naik,” ujarnya Kamis (16/1).

Dengan naiknya beberapa kebutuhan pokok, dirinya harus berpikir dua kali dalam mengolah makanan.

Baca : Upayakan UKM Memiliki Mitra

Terpisah, Kabid Perdagangan DKUMKMP Kota Banjar Mamat Rahmat SSTP, MSi harga cabai di Pasar Banjar saat ini yakni Rp 80 ribu perkilogram untuk jenis cabai kriting merah dari sebelumnya Rp 60 ribu perkilogramnya.

“Ada kenaikan, diakibatkan oleh faktor cuaca hujan dan itu berdasarkan data yang kita input setiap hari Senin dan Kamis di Pasar Banjar,” tuturnya.

Sementara harga cabai kriting biasa, lanjut dia, dari awalnya Rp 60 ribu menjadi jadi Rp 70 ribu perkilogramnya. Cabai rawit merah sebelumnya Rp 57 ribu menjadi Rp 78 ribu perkilogramnya.

Disusul harga kebutuhan lainnya, seperti bawang merah dari sebelumnya Rp 27 ribu menjadi Rp 35 ribu perkilogramnya. Bawang putih dari Rp 28 ribu jadi Rp 36 ribu perkilogramnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.