Harga Garam Semakin Anjlok

58
0
FIN.CO.ID PANEN. Petani mengeluhkan harga garam yang terus anjlok.

JAKARTA – Harga garam sejak Juni 2019 sampai saat ini semakin anjlok. Padahal saat ini sedang berlangsung panen raya garam. “Panen raya Juli harganya tambah jatuh menjadi Rp 300 per kilogram. Bahkan ada yang mencapai Rp 250,” kata Ketua Umum Himpunan Masyarakat Produsen Garam Indonesia (HMPGI) Edi Ruswandi kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Jumat (9/8).

Jatuhnya harga garam membuat petambak garam frustrasi. Karena pendapatannya menjadi rata-rata Rp 50 ribu per hari. Harga garam di tingkat petani di bawah HPP (Harga Pokok Produksi).

Menurut Edi, anjloknya harga lantaran kelebihan impor. Saat ini masih banyak stok garam yang tertimbun di gudang. “Tahun ini kuota garam impor 2,7 juta ton dan akan terealisasi 2,6 juta ton. Padahal stok tahun lalu masih banyak. Jadi garam dari petani tidak terserap dan harganya i rendah,” ujar dia.

Dia mendesak pemerintah menyelamatkan petani garam yang terpuruk. “Jangan biarkan impor masuk terus, padahal stok garam masih banyak dari petani,” tutut Edi.

Atas kondisi ini, HMPGI sempat melayangkan protes kepada pemerintah pada 27 Juli 2019 lalu dengan menuntut garam dimasukkan sebagai komoditas dan barang penting. Sehingga ada penetapan harga yang layak.

“Kita juga menuntut dicabutnya aturan Pemerintah No 9 Tahun 2018 tentang Peraturan Impor Pergaraman yang banyak merugikan petani garam,” tutur dia.

Harapan HMPGI, harga garam bisa di kisaran Rp 900 per kilogram di tingkat petani atau Rp 1.200 per kilogram. Sejauh ini petani juga sudah meningkatkan kualitas garam menjadi lebih putih dan higienis. “Kami sudah berinvestasi menambahkan geomembran. Sehingga kualitas garam rakyat sudah baik, tapi kenapa harganya tetap jeblok,” kesalnya.

Deputi Bidang Koordinasi SDA dan Jasa, Agung Kuswandono berjanji akan mencari solusi yang terbaik untuk petani garam. “Kami cari solusi. Kami tidak ada polemik terkait turunnya harga garam, semua sudah tertata dengan rapi dan kami siapkan langkah yang jelas sampai 2024, bahkan sudah ada rencana pembangunan pabrik besar di Gresik,” katanya.(ds/din/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.