Harga Jual Baby Lobster di Pamayang Cipatujah Tasik Anjlok

91
0

CIPATUJAH – Para nelayan di Pantai Pamayangsari, Cipatujah mengeluhkan anjloknya harga baby lobster yang sudah terjadi hampir dua pekan ini. Penurunan harganya pun cukup signifikan, dari Rp 7.000-8.000 menjadi Rp 3.000-4.000 per ekor.

Ketua Nelayan Pamayangsari Cipatujah Sana Sopyana mengakui turunnya harga baby lobster khususnya jenis pasir dan mutiara membuat nelayan cukup merugi.

Baca juga : Pusat Jajanan Mambo Kuliner Dibubarkan, Begini Kata Sekda Kota Tasik

Karena, sekali melaut dari biasanya nelayan menjaring baby lobster tidak sebanding dengan hasil penjualannya.

“Kelompok Nelayan Pamayangsari yang menangkap baby lobster banyak yang mengeluh. Jika biasanya harga per ekor Rp 7-8 ribu, sekarang anjlok murah menjadi Rp 3 ribu,” ungkap Sana kepada Radar, Minggu (27/9).

Dampaknya, kata dia, biaya bensin atau solar untuk semalam mencari baby lobster tidak sebanding dengan hasil penjualannya. “Jadi biaya yang dikeluarkan buat beli solar dan lainnya tidak ketutup jika harga baby lobster murah,” kata dia.

Biasanya, tambah Sana, para nelayan semalam bisa menangkap 1.000-an lebih ekor baby lobster atau paling sedikit 70-100 ekor. Kalau sekarang harganya murah maka biaya melaut dengan penghasilan tidak tertutup.

“Dalam waktu satu tahun sekali di musim September-Desember ini biasanya nelayan panen dan bisa menabung dari penghasilan menjual baby lobster. Sekarang kalau harganya turun, cukup merugi,” ujar dia.

Sana mengungkapkan, bahwa kabar yang nelayan dapatkan dampak harga baby lobster turun, akibat adanya praktik penggelapan oleh oknum pengusaha yang ekspor ke luar negeri seperti ke Vietnam dan Filipina.

“Jadi per plastik itu baby lobster yang diekspor itu harus 200 ekor, kenyataan di lapangan ada oknum yang berhasil mengelabui bea cukai, hingga dalam satu plastik ada 700 ekor. Akhirnya berdampak terhadap harga,” ujar dia.

Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya Rita Setiawati membenarkan bahwa sekitar dua minggu ini harga baby lobster sedang mengalami penurunan.

“Ya harga biasanya per ekor bisa sampai Rp 8.000, sekarang turun menjadi Rp 3.000-4.000. Kita tidak bisa mengendalikan harga, karena nelayan langsung berhubungan dengan pengepul dan pengusaha,” ungkap dia.

Baca juga : Mantan Bos Hotel di Linggajaya Kota Tasik Meninggal di Kamar Mandi

Dia mengakui sudah banyak nelayan Cipatujah yang mengeluhkan turunnya harga baby lobster, karena tidak sesuai dengan biaya selama melaut pendapatannya.

“Kalau urusan harga, memang selalu ada fluktuasi di pusat. Kita tidak bisa menentukan, kendalinya ada di penyuplainya,” ujar dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.