Harga Manggis Pangandaran Anjlok

347
0

PANGANDARAN – Seperti halnya buah kelapa, harga komoditas buah manggis di Kabupaten Pangandaran kini sedang mengalami kemerosotan. Saat ini harga manggis hanya dikisaran Rp 1.5000 per kilo.

Salah seorang petani manggis asal Cimerak Kiki Masduki (21) mengatakan buah manggis yang dijual kepada pengepul hanya dihargai Rp 1.5000 per kilo. Hal itu disebabkan karena produksi manggis yang melimpah ruah. ”Sekarang lagi panennya buah manggis, sehingga produksinya banyak,” tuturnya kepada Radar, Selasa (29/1).

Menurut dia, buah manggis dari Kabupaten Pangandaran disalurkan melalui pengepul di Kabupaten Tasikmalaya. ”Manggis disini sudah bisa diekspor ke luar negeri, kualitasnya juga bagus,” ujarnya.

Kiki mengatakan kualitas manggis Kabupaten Pangandaran terbagi menjadi kualitas lokal dan super. ”Biasanya yang kualitas super diekspor ke luar negeri, kalau yang lokal untuk dijual di sini saja,” terangmya.

Ia berharap dinas terkait bisa membantu pengelolaan manggis oleh para petani, sehingga tidak perlu lagi dilimpahkan ke Kabupaten Tasikmalaya. ”Saya harap ada regulasi yang mengatur perdagangan buah manggis, sehingga harganya tidak sering naik-turun,” katanya.

Kepala Dinas Perdangan Koperasi dan UMKM Tedi Garnida mengatakan turunnya harga manggis saat ini merupakan hukum ekonomi. ”Karena barangnya banyak di pasaran, harganya jadi turun. Fluktuasi harga seperti ini sudah biasa,” terangnya.

Ke depan, kata dia, bisa saja dibuat sebuah asosiasi atau perkumpulan para petani dan pengepul barang agar stabilitas harga bisa terjaga. ”Kalau untuk sekarang belum bisa diintervensi lebih jauh,” ujarnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.