Harga Naik, Warga Minta Pasar Murah

220
0
Loading...

BANJAR – Beberapa warga di Pasar Sayur dan Ikan (Saik) Kota Banjar mulai mengeluhkan naiknya sejumlah harga bahan pokok menjelang Ramadan. Mereka berharap pemerintah tidak hanya memantau harga, namun mengadakan operasi pasar murah.

“Iya (harga-harga bahan pokok) sudah naik mulai minggu kemarin. Memang biasa setiap tahun juga kalau mau masuk bulan Ramadan atau hari-hari besar keagamaan suka naik harganya,” kata Neneng, warga Kecamatan Pataruman Minggu (13/5).

Hal senada diakui Irman warga Lingkungan Tanjungsukur.

“Kenaikan harga bagi masyarakat miskin menjadi beban. Kami berharap pemerintah secepatnya lah mengadakan pasar murah,” katanya.

Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Saik Kota Banjar Wawan mengatakan kenaikan harga terjadi karena meningkatkan kebutuhan, sementara stok mulai langka.

Loading...

“Naiknya tidak drastis. Sedikit tapi terus berlanjut. Harganya (daging ayam) saat ini sudah Rp 35 ribu per kilogram,” katanya.

Data dari Dinas KUKMP Kota Banjar terdapat sejumlah bahan pokok serta bumbu dapur yang mengalami kenaikan harga.

Diantaranya harga daging ayam potong semula Rp 35 ribu/kg kini menjadi Rp 36 ribu/kg. Cabai merah keriting naik Rp 1.000, dari harga normal Rp 35 ribu/kg, cabai merah dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu/kg dan lain-lain. (lihat grafis)

“Untuk sementara kenaikan harga masih relatif wajar, belum ada harga pokok yang terpantau naik secara signifikan,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar Mamat Rahmat.

Terkait operasi pasar murah, pihaknya baru akan melaksanakan rapat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Diperkirakan, operasi pasar murah akan digelar pada 22 atau 23 Mei 2018.

“Rencana pada minggu pertama bulan puasa (Ramadan). Pantauan kami di Pasar Induk Kota Banjar minggu lalu kenaikan harga masih tahap wajar, belum ada kenaikan harga sembako yang signifikan,” katanya.

Sementara itu, selain berencana menggelar pasar murah pada minggu pertama Ramadan, Kepala Dinas KUKMP Saiffudin akan melakukan sidak ke pasar modern. Pihaknya akan mengecek masa kedaluwarsa produk yang dijual di pasar-pasar modern.

“Barang yang masuk ke Kota Banjar akan kami periksa supaya tidak ada kecurangan dalam momen Ramadan. Banyaknya promo atau diskon barang yang dijual di pasar modern tidak boleh yang sudah kedaluwarsa atau mendekati masa kedaluwarsa,” jelasnya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.