Harga Sembako di Cikurubuk Stabil

366
0

MANGKUBUMI – Pada H+4 Lebaran, harga bahan-bahan pokok relatif stabil di Pasar Induk Cikurubuk, Minggu (9/6). Namun demikian, khusus untuk telur, angka penjualan pada Lebaran kali ini merosot.

Pedagang sembako di Blok A Pasar Induk Cikurubuk, Nunuy (50) menerangkan, saat ini harga sayuran relatif stabil. Bawang merah masih Rp 28 ribu per kg. Bawang putih dari Rp 90 ribu per kg pada pertengahan puasa sudah turun jadi Rp 38 ribu per kg. Cabai merah sudah menjadi Rp 40 ribu per kg walaupun pada H-2 Lebaran sempat melambung Rp 90 ribu per kg. “Saat ini (kemarin) yang dijual barang dagangan yang kemarin (Sabtu) jadi untuk menghabiskan,” ujar dia.

Pedagang telur di Blok C Pasar Cikurubuk, Aan (32) menyebutkan, harga telur, sebelum dan setelah Lebaran tetap normal di kisaran Rp 23 ribu per kg. “Biasanya menjelang Lebaran, lima hari sebelum Lebaran sudah biasa di sini pasti ada kenaikan. Namun, malah tetap Rp 23 ribu per kilonya pada Lebaran tahun ini,” kata dia.

Meskipun harga stabil, Aan mengaku penjualan telur melemah. Biasanya pada Lebaran itu, dia bisa menjual 100 peti telur. Bahkan, sampai kekurangan stok. Namun, pada Lebaran kali ini hanya mampu menjual 75 peti. Padahal, pasokan telur dari Manonjaya berjalan normal. “Penjualan telur turun sekitar 25 persen pada Lebaran tahun ini,” kata dia.

Pedagang daging sapi Blok C Pasar Induk Cikurubuk, Hj Tina (40) mengungkapkan, harga daging sapi mengalami kenaikan. Pada H-2 Lebaran, harganya Rp 105 ribu per kg dan pada H+4 menjadi Rp 115 ribu per kg. “Harga daging sapi saat ini (H+4) sama pada saat Lebaran Rp 115 ribu sampai Rp 120 ribu per kilonya,” ujar dia.

“Setiap kali Lebaran terjual sekitar 25 ekor sapi. Namun, Lebaran tahun kemarin dan sekarang tidak ada peningkatan penjualan daging sapi,” tambah dia. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.