Hari Ini, 32 Warga Kota Tasik Positif Corona, Ruang Isolasi Overload

8142
1
radartasikmalaya.com
Ilustrasi

KOTA TASIK – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya, Selasa (29/09) siang kembali terjadi lonjakan sebanyak 32 kasus.

Senin (28/09) kemarin total kasus positif sebanyak 113 pasien. Hari ini terjadi penambahan kasus positif sebanyak 32 pasien. Maka total sebanyak 145 kasus.

Rinciannya; sebanyak 14 kasus positif yang masih dikarantina, diketahui dari simptomatik dengan 8 orang meninggal dunia. Dan 64 kasus positif dari asimptomatik dengan 0 meninggal dunia.

Maka, total pasien positif yang masih mendapatkan karantina perawatan kini menjadi 88 pasien.

Hal ini tentunya membuat ruang isolasi di RSUD dr Soekardjo sebanyak 49 kamar menjadi overload.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akhirnya mengambil langkah strategis melalui rapat darurat di Bale Kota.

“Jadi kita putuskan kembali memakai Rusunawa Unsil di Tamansari untuk menampung pasien positif ini,” ujar Wali Kota Tasik, Budi Budiman saat ditemui di ruangan kerjanya.

Terang Budi yang ditemui usai rapat darurat, di Runawa Unsil nanti yang akan dirawat adalah pasien positif Covid dengan gejala ringan (asimptomatik).

“Hari ini lonjakan kasus positifnya luar biasa naiknya. 33 kasus baru. Ini luar biasa bagi Kota Tasik dan ini sudah situasi darurat,” terangnya.

“Melonjaknya kasus ini tentunya berdampak pada kesiapan penanganan. Seperti halnya dalam penanganan kasus tersebut melalui tracing,” sambungnya.

Budi menerangkan, dari 33 kasus hari ini yang terbesar adalah dari kluster pesantren (pendidikan) yang sebelumnya telah diketahui sebanyak 16 pasien positif.

“Lalu dapat lagi 16 yang positif ini dari hasil tracing. Dan ini belum semua keluar hasil tracingnya. Karena ada lebih dari 140 orang yang kita tracing dari kluster pesantren dan mudah-mudahan tak ada penambahan lagi,” terangnya.

Budi menambahkan, dari 33 kasus hari ini juga 5 orang diantaranya terkonfirmasi positif dari kluster perjalanan keluarga.

Jelas Budi, 1 kasus dari yang kontak erat keluarga di Tawang, 4 kontak erat dari tenaga kesehatan di SMC Singaparna, 1 orang positif dari perjalanan di Indihiang dan lain sebagainya.

“Jadi hari ini totalnya 33 kasus dan 1 orang meninggal dunia. Yang meninggal dirawat sebelumnya di SMC atau kluster tenaga medis,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.