Hari Ini di Dadaha, Wagub Uu Buka HKP ke-47 di Jabar

113

CIHIDEUNG – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengaku selama ini pemerintah daerah sedang menciptakan para petani milenial.

Kata dia, usaha di bidang pertanian ini seolah kurang peminat bagi para generasi muda sebagai mata pencaharian.

Hal itu ditegaskan dia saat membuka acara Hari Krida Pertanian (HKP) ke-47 Provinsi Jawa Barat di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya.

Dalam event tahunan ini, UU membuka HKP kali ini dengan memukul Kemplung setelah sebelumnya dia menaiki Sisingaan.

“Kita akan terus mewujudkan para petani milenial. Selama ini para petani mayoritas para orang tua. Padahal penghasilan dari usaha pertanian tidak kalah dengan usaha lainnya. Nah, ini akan terus disosialisasikan ke generasi milenial,” ujar Uu kepada radartasikmalaya.com, Selasa (16/7).

Uu menerangkan, acara HKP tahun ini Kota Tasikmalaya menjadi tuan rumah pelaksanaan HKP yang dihadiri seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Berbagai program pertanian dan hasil budidaya unggulan dipamerkan untuk memikat para generasi milenial.

Langkah ini menunjukkan bahwa berusaha di bidang pertanian bisa juga sukses dan tak kalah dengan bidang usaha lainnya.

“Apalagi hasil pertanian sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pasarnya pun tak akan redup, bahkan lebih meningkat permintaannya karena diperlukan keseharian,” terangnya Uu.

Hal senada dituturkan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, yang menilai peluang usaha di bidang pertanian bagi generasi milenial sangat besar.

Apalagi, para petani selama ini tentunya membutuhkan regenerasi untuk melanjutkan usahanya.

“Generasi milenial sekarang lebih memilih sekolah jurusan lain daripada sekolah pertanian. Tapi, dengan memotivasi terus bahwa usaha pertanian bisa sukses besar, diharapkan generasi milenial bisa tertarik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman mengakui, selama ini program pertanian dan perikanan untuk generasi milenial telah dilakukan.

Salah satunya membentuk komunitas tani dan gemar makan ikan yang anggotanya para siswa sekolah.
Mereka langsung tertarik dengan usaha di bidang pertanian dan baru mengetahui kalau prosfeknya sangat besar.

“Sudah dilaksanakan kita dengan para siswa. Salah satunya membentuk komunitas tani dan ikan dari kalangan siswa. Mereka sebetulnya baru mengerti kalau prospek usaha di bidang pertanian sangat besar,” tukasnya. (rez)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.