Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-47 Tingkat Jawa Barat Harus Lahirkan Inovasi Pertanian

256
0
BERI PENGHARGAAN. Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya H Iwan Kurniawan menyerahkan sertifikat penghargaan terhadap kontingen berprestasi pada Hari Krida Pertanian (HKP) ke-47 tingkat Provinsi Jawa Barat Kamis (18/7). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

CIHIDEUNG – Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-47 tingkat Jawa Barat diharapkan bisa melahirkan inovasi dan pendorong kemajuan pembangunan pertanian. Dengan begitu, pelaku pertanian akan sejahtera dan kebutuhan pangan masyarakat terjamin.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat Ir Hendy Jatnika MM menyebut dalam perhelatan yang diselenggarakan selama 3 hari di Lapangan Upacara Dadaha ini, semua insan pertanian berkumpul. Mulai petani, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Jawa Barat, dinas terkait dan unsur mitra pertanian.

“Tentunya dengan pertemuan ini, banyak hal yang harus ditindaklanjuti oleh Pemprov mau pun pemda masing-masing. Bagaimana penanganan persoalan pertanian yang ada saat ini,” ujarnya di sela penutupan HKP ke-47, Kamis (18/7).

Menurutnya, lesatan pertumbuhan industri dan jasa di Jawa Barat, berkonsekuensi terhadap lahan pertanian yang semakin menyempit. Tetapi, kemajuan pertanian harus bisa mengimbangi supaya kebutuhan masyarakat terhadap sumber pangan bisa terpenuhi.

“Meski secara provinsi mau pun daerah di Jawa Barat berkembang pesat, pertanian juga harus mengimbangi, meningkatkan kesejahteraan pelaku pertanian dan menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat,” tutur Hendy.

Dia menyebut potensi pertanian di Jawa Barat terbilang luar biasa. Apalagi, saat ini petani sudah mengenal pengemasan produk pertanian dan produk olahan. “Tinggal bagaimana caranya produk itu sendiri lebih dikenal. Familiar dan diminati masyarakat, itu yang juga kami pikirkan,” katanya.

Terutama, kata dia, di Kota Tasikmalaya memiliki potensi produk unggulan, yang harus dikenal luas, sehingga selain meningkatkan tingkat produktivitas juga bisa memasarkan produk tersebut ke daerah lain.

“Jadi meski sudah kota, lahan pertanian dan potensi pertanian harus tetap dijaga,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengungkapkan HKP bertema Petani Milenial harus terwujud. Pelaku di sektor pertanian pun harus sudah melek perkembangan teknologi untuk mendorong akselerasi dan efektivitas produksi pertanian. “Sehingga kelestarian pangan, peningkatan produksi bisa tercapai. Petani juga sejahtera,” kata Yusuf.

Sementara dalam kegiatan tersebut, diumumkan kontingen pemenang perlombaan pada sejumlah cabang perlombaan. Hasilnya, Kontingen Kabupaten Ciamis berhasil memboyong trofi bergilir gubernur atas raihan dua medali emas dan satu perak. Sedangkan Kota Tasikmalaya berhasil menyabet 1 medali emas dalam perlombaan kupas belah, cungkil kelapa. Kabupaten Tasikmalaya meraih dua medali emas dari lomba stand pameran dan pengemasan benih lele. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.