Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.8%

Hari Pertama PSBB Ciamis, Petugas Dapati Puluhan Pemudik dari Zona Merah

3720
0

CIAMIS – Hari pertama pemberlakuan Pembatasaan Sosial Bersekala Besar (PSBB) secara menyeluruh di Kabupaten Ciamis, petugas mendapati pemudik pemudik dari zona merah, Rabu (06/05).

Kapolres Ciamis AKBP Doni Eka Putra mengatakan, dalam PSBB ini, pihaknya menekankan kegiatan check point di perbatasan wilayah.

Mengenai adanya pemudik yang ditemukan selama PSBB, kata Doni, pihaknya hanya mendata lalu diarahkan untuk1 isolasi mandiri.

Bahkan PSBB ini didukung juga terus  gelar patroli besar dengan Satpol dan Polisi, dalam upaya sosialisasi dan antisipasi meningkatnya kejahatan di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Perlu ada penegasan lagi terhadap anggota kami dilapangan terkait batasan-batasan yang perlu dibatasai dan diperketat untuk disosialsiasikan ke rekan-rekan di penjagaan,” paparnya.

Dimana, TNI dan Polri  melakukan check poin serta pendataan terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan harus menjadi bagian dari peraturan PSBB.

“Jika penumpang sepeda motor masih satu keluarga kita perbolehkan jalan. Namun bagi yang berbeda keluarga akan ditegur karena dalam PSBB diatur batasan terkait tidak bolehnya membonceng orang selain keluarga,” terangnya.

“Terkati penggunaan angkutan umum harus diterapkan physical distancing, apabila melebihi muatan 50 kita peringatkan juga,” sambungnya.

Ditambahkan Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Yuli Eka bahwa pihaknya menjaga perbatasan atara Cirahong Ciamis- Tasikmalaya, dimana  pertama PSBB ini masih ada warga Ciamis yang mudik dari zona merah.

Mereka langsung diberhentikan, serta dicek suhu tubuh. Lalu dilakukan pendataan dan disarankan untuk isolasi mandiri.

“Bagi yang tidak pake masker atau sarung tangan kita tegur. Jika memang tidak jelas tujuanya bahkan tidak bawa KTP atau sekedar main, mereka disuruh balik kanan ke Tasikmalaya,” tandasnya.

“Jadi memang PSBB ini diperketat lagi. Kami dapati masih ada pemudik yang memaksakan diri, bahkan banyak yang tidak mengerti mengenai PSBB itu,” tuntasnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.