Hari Pramuka sebagai Perekat NKRI

CERIA. Para anggota pramuka tampak ceria saat mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka di Kompleks SDN Nagarawangi Jalan Situ Cigaraja, Tuguraja, Cihideung, Selasa (14/8).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIHIDEUNG – Keluarga besar Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Cihideung menggelar Upacara Peringatan Pramuka ke-57 di Kompleks SDN Nagarawangi Jalan Situ Cigaraja Tuguraja Cihideung, Selasa (14/8).

Sekretaris Kwarran Kecamatan Cihideung Ian Suryana SPdI Mg mengatakan upacara bendara ini sebagai bentuk kehormatan. Sebelumnya, pihaknya sudah mengikuti Perkemahan Sabtu-Mingu (Persami) diikuti puluhan sekolah di Kota Tasikmalaya.

“Ini adalah kegiatan panjang yang diikuti seluruh anggota pramuka mulai tingkat SD-SMA bahkan perguruan tinggi,” kata dia kepada Radar, Selasa (14/8).

Peringatan hari jadi ini, sesuai amanat dan moto pramuka itu, kata dia, seyogianya sebagai perekat NKRI. Sebab, saat ini di Tasikmalaya lebih luasnya di Indonesia marak dan rentan penyebaran isu sara di masyarakat. “Sekarang Indonesia tercinta kita ini dilanda banyak hoax yang tidak bertanggung jawab apalagi media sosial,” ujarnya.

Adapun yang ingin ditekankan kepada seluruh anggota pramuka itu yakni harus mampu menjadi pelopor garda terdepan suatu bangsa khususnya regenerasi membawa ke arah lebih baik.

Kegiatan kepramukaan yang universal tidak hanya melatih fisik tapi juga pioneering, climbing, hiking, baris berbaris, permainan dan lainnya. “Organisasi pramuka yang selama ini bekerja sama bersinergi dengan TNI, kepolisian, hingga berkesinambungan bidang kesehatan di 2045 masa keemasan Indonesia satu pramuka, satu suara NKRI moto kita harga mati,” tegas dia.

Imat Ruhimat Natadikara SPd MPd, Ketua Kwarran Ciheung memaparkan pesatnya peminat organisasi pramuka di lingkup pelajar menunjukkan potensinya. Terlebih menjelang hari besar nasional seperti kemerdekaan para anggota pramuka selalu sigap dan antusias mengikuti setiap kegiatan. “Menjelang perayaan seperti ini atau Agustusan mereka biasanya merebak, kompak mengikuti lomba,” paparnya.

Pengenalan kegiatan kepramukaan di lingkup pelajar sangant penting untuk pembentukan karakter sejak usia dini hingga menjadi penerus bangsa Indonesia yang tangguh. Selain itu untuk melatih kedisiplinan masing-masing individu, mandiri dan mencintai lingkungan. “Insyaallah anak-anak ada perubahan dengan mengikuti kegiatan positif seperti ini,” tegasnya.

Lebih jauhnya, kata dia, di lingkungan masyarakat regenerasi ini ke depan diharapkan bisa mengikis kegiatan menyimpang seperti vandalisme, geng motor dan lainnya. “Mudah-mudahan pramuka bisa lebih memasyarakat dan mempramukakan masyarkat, mewujudkan negara yang kuat,” ucap Wakil Ketua Kwarcab Urusan Bina Muda ini.

Pengawas SD Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Hj Atikah SPd mengapresiasi prestasi membanggakan yang ditorehkan di bidang kepramukaan saat ini. Pihaknya, juga mendorong pendidikan dasar pembentukan karakter tersebut bisa terus ditingkatkan.

“Saya menyarankan masalah pramuka agar dilaksanakan Permendikbud No 63 tentang Kepramukaan harus terintegrasi dalam PMB untuk yang lainnya pada kegiatan ekskul,” tandasnya. (mg2)

loading...