Harian Pagi Radar Tasikmalaya, Media Cetak Terbaik se-Jabar 2020

65
0
PENGHARGAAN. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof Endang Aminudin Aziz MA PhD menyerahkan piagam dan trophy kepada Pemred Radar Tasikmalaya Usep Saefulloh dan General Manager Radar Tasikmalaya Event Tina Agustina di Hotel Grand Preanger Senin (23/11). Radar Tasikmalaya Tahun ini dinobatkan sebagai media cetak terbaik dalam penghargaan tertib penggunaan bahasa media massa se-Jawa Barat Tahun 2020. Firgiawan / Radar Tasikmalaya
Loading...

BANDUNG – Balai Bahasa Provinsi Jawa barat menganugerahkan penghargaan wajah bahasa terhadap lembaga pemerintah dan swasta Tahun 2020.

Harian Umum Radar Tasikmalaya meraih penghargaan sebagai media cetak terbaik kategori tertib penggunaan bahasa dalam kegiatan penghargaan tertib penggunaan bahasa media massa se-Jawa Barat Tahun 2020 di Hotel Grand Preanger Kota Bandung, Senin (23/11).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Endang Aminudin Aziz MA PhD. Menurutnya, peranan media massa sangatlah penting untuk menjembatani pembinaan bahasa terhadap masyarakat.

Dimana, membaca pemberitaan yang diterbitkan media dan ditulis para jurnalis, ketika penggunaan bahasanya baik dan benar otomatis bisa ditiru masyarakat.

Loading...

“Kalau penggunaan bahasa media massa belum baik, khawatir nanti menjadi rujukan masyarakat. Sehingga bisa ditiru, maka kita mendorong media massa untuk selalu menyajikan bahasa secara benar,” kata Endang saat pemaparan dalam kegiatan bertema Penghargaan Wajah Bahasa Lembaga Pemerintah dan Swasta, kemarin.

Untuk itu, dia mendorong sinergitas berbagai stakeholder dalam memartabatkan bahasa negara, meles­tarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing. Supaya, masyarakat bisa menjadi pengguna bahasa yang cerdas.

“Salah satunya peranan media massa yang intens menyentuh masyarakat kita melalui informasi yang disampaikan lewat berita,” tuturnya.

Maka, kata Prof Endang, lewat penghargaan se­macam ini, bisa menjadi apresiasi dan juga contoh dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik oleh berbagai stakeholder. Melihat dari hasil riset yang dilakukannya, penggunaan bahasa yang baik di masyarakat kian menurun.

“Mungkin warga kita tengah terjangkit seno­mania atau senofoni. Dimana suatu kondisi psikis menunjukkan kecintaan lebih tentang hal-hal berasal dari luar terutama luar negeri, bukan berasal dari kita,” ujar dia.

“Padahal apa yang kita miliki sebetulnya jauh lebih baik, mungkin tidak tahu juga apa artinya istilah-istilah asing yang sekarang sedang tren dan biar keren saja,” sambungnya menambahkan.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Dr Syarifuddin M HUm mengungkapkan selain kategori media massa terbaik se-Jawa Barat yang diraih Radar Tasikmalaya.

Pihaknya menganugerahkan sejumlah penghargaan dalam penggunaan bahasa terhadap kategori lain, yakni Media Daring Terbaik Bogor.Pojoksatu.id serta Media Penyiaran Terbaik LPP RRI Cirebon.

“Dewan Juri juga memutuskan pemenang lembaga pemerintah, yakni DPMPTSP, Dinas Pendidikan dan Dinas Satpol PP Kota Bandung. Sementara instansi swasta, diraih Hotel Grand Preanger, Mal Yogya Herritage (Sunda) serta Kafe Warung Kopi Limarasa,” kata dia.

Pimpinan Redaksi Radar Tasikmalaya, Usep Saefulloh mengungkapkan prestasi tersebut menjadi penyemangat dan momentum seluruh jajaran redaksi agar lebih baik lagi dalam berkarya. Menurutnya, media memiliki andil penting dalam memartabatkan bahasa negara, melalui karya-karya jurnalistik yang disajikan bagi khalayak luas.

“Sebab, kami memahami media itu menjadi duta bangsa melalui bahasa. Maka harus menjaga bahasa Indonesia ini dengan baik,” tuturnya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya mengapresiasi penghargaan yang diraih salah satu media massa di daerahnya. Menunjukkan peranan nyata dalam menyajikan berita-berita dengan tata bahasa yang baik dan edukatif dalam memberikan informasi bagi masyarakat.

“Kami bersyukur dan bangga, salah satu media daerah yang beredar di Priangan Timur, menunjukkan kredibilitas dan profesionalitasnya melalui produk informasi yang edukatif dengan tata bahasa yang baik,” kata Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan.

Ivan mengaku sebagai warga Kota Tasikmalaya yang juga pelanggan setia, dirinya turut merasa bangga karena prestasi ini menunjukkan bahwa Radar Tasikmalaya mampu bersaing secara kualitas dengan berbagai media cetak dari kota-kota besar yang sudah jauh lebih lama terbit.

“Dan memang berdasarkan penilaian pribadi saya, dari berbagai aspek penyajian, tata letak, teknik penulisan, pemilihan berita, dll sudah sangat baik. Semoga ini menjadi motivasi untuk menjadi semakin hebat di masa depan,” tandasnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.