Haris Dapat Wejangan Kiai

67
0
SOWAN. Bakal Calon Wakil Bupati Tasikmalaya, Haris Sanjaya silaturahmi secara maraton ke tiga pondok pesantren besar di Kabupaten Tasikmalaya Jumat (11/9). Salah satunya kepada pimpinan Ponpes Cipasung, KH Abun Bunyamin Ruhiat.
SOWAN. Bakal Calon Wakil Bupati Tasikmalaya, Haris Sanjaya silaturahmi secara maraton ke tiga pondok pesantren besar di Kabupaten Tasikmalaya Jumat (11/9). Salah satunya kepada pimpinan Ponpes Cipasung, KH Abun Bunyamin Ruhiat.

TASIK– Bakal Calon Wakil Bupati Tasikmalaya, Haris Sanjaya silaturahmi secara maraton ke tiga pondok pesantren besar di Kabupaten Tasikmalaya Jumat (11/9).

Dalam kesempatan itu, pendamping H Azies Rismaya Mahpud (ARM ) tersebut sowan kepada tiga pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, Sukamanah dan Sukahideng.

Kedatangan mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya itu langsung diterima oleh Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, KH Abun Bunyamin Ruhiat, Pimpinan Pondok Pesantren Sukamanah, KH Acep Thohir Fuad, Pimpinan Pondok Pesantren Sukahideng sekaligus Ketua MUI Kabupaten Tasikmalaya, KH Ii Abdul Basith dan Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH Atam Rustam.

Haris menuturkan kunjungannya kali ini dalam rangka silaturahmi dengan pimpinan-pimpinan pondok pesantren yang notabene bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Agenda silaturahmi ini, kata Haris, sudah menjadi rutinitas yang sering dilakukan sedari dulu.

“Ini (silaturahmi) sudah menjadi kebiasaan saya. Sowan. Silaturahmi. Memohon saran, petunjuk, masukan dan tentunya doa dari para kiai,” katanya.

Haris menampik jika kehadirannya silaturahmi ke Cipasung, Sukamanah dan Sukahideng kali ini dalam rangka konsolidasi terkait pencalonan dirinya yang maju sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Tasikmalaya mendampingi Azis Rismaya Mahpud.

Loading...

“Saya kira ini hanya soal momentum yang berbeda saja. Tapi yang pasti silaturahmi semacam ini sudah menjadi rutinitas yang sering kami lakukan,” kata Haris.

Meski demikian, Haris tidak menyangkal jika kedatangannya kali ini selain silaturahmi juga memohon doa restu dari para kiai dan ulama ikhwal ikhtiar yang saat ini sedang dijalani.

“Para kiai dan Ulama ini kan makomnya makom doa. Ya kita memohon doa dan restu dari beliau agar senantiasa diberikan kelancaran, kemudahan dan kesuksesan dalam menjalani kehidupan ini,” kata Haris.

Selain doa dan restu Ulama, Haris mengaku dirinya mendapatkan banyak masukan, wejangan, nasihat dan petunjuk dari para ulama pimpinan tiga pondok pesantren besar di Kabupaten Tasikmalaya itu. Masukan-masukan itu, kata Haris, merupakan sesuatu yang sangat berharga.

“Sebagai santri, tentu nasihat-nasihat dari beliau-beliau ini sangat berharga bagi saya dan mudah-mudahan saya bisa melaksanakan nasihat-nasihat itu,” pungkasnya.

BUKAN KARENA DIBAYAR

Sikap dukung mendukung pada kontestasi politik, merupakan hal strategis bagi tokoh daerah. Sebagai representasi dari motivasinya dalam mendambakan calon pimpinan yang diyakini mampu membawa kemajuan daerah.

Seperti yang ditegaskan Tokoh Pergerakan Tasikmalaya, Agustiana, yang kini menjadi Ketua SC Relawan Azies-Haris. Sosok yang tidak pernah dan tidak akan tunduk terhadap keangkuhan, kekuasaan dan finansial yang besar itu. Tidak akan mudah menjatuhkan pilihan, terutama dalam sikap politik.

“Karena, saya anti ketidakadilan dan pembenci segala bentuk penghinaan apalagi pelecehan terhadap rakyat kecil. Pilihan dalam menentukan dukungan di Pilkada adalah pertaruhan besar saya,” kata Agustiana kepada Radar, Jumat (11/9).

Aktivis kawakan yang dikenal pantang menyerah ini menabahkan meski sempat dipenjarakan lantaran dituduh mendalangi aksi pembakaran di Kota Tasikmalaya. Namun mendukung calon dari Keluarga Mayasari, bukan lantaran kemampuan finansialnya yang besar. Apalagi karena bayaran, atau berhutang budi apapun terhadap Mayasari Group.

“Selama ini, saya mencari sosok calon pemimpin yang tidak berbohong, atas nama rakyat, agama, partai, perubahan, apalagi atas nama umat dan organisasi masyarakat. Tapi, karena banyak tuduhan dan fitnahan yang ditujukan kepada mereka,” katanya.

Sebab, lanjut Agustiana, ketika ia melacak dan menelusuri setiap isu miring yang dilontarkan terhadap calon dari Keluarga Mayasari. Tidak ada satu pun yang dapat dibuktikan.

“Justru, rangkaian panjang rentetan kebaikan yang telah dicurahkan bagi warga Tasikmalaya, yang ia temukan. Itulah kenapa saya menjatuhkan dukungan kepada Azies-Haris, “ ungkapnya.

Hal ini, kata dia, sebagai berkah dan kebanggaan warga Tasikmalaya dengan melajunya putra Keluarga Mayasari, yakni H Azies Rismaya Mahpud.

“Saya pun siap bersaksi dan sebagai bukti nyata, yang akan mempertanggungjawabkannya kepada Illahi Robbi,” papar dia.(rls/igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.