Harus Ada Keterwakilan Perempuan dalam Keanggotaan

235

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

 

Setiap masyarakat yang sudah memiliki hak pilih antusias mendatangi tempat pemungutam suara (TPS) yang dibuat sebanyak tiga dapil. “Hasil musyawarah seluruh warga desa disepakati pemilihan anggota BPD untuk periode 2018-2024 dengan cara pemilihan langsung seperti pileg,” kata Udung, kepala Desa Binangun saat memantau jalannya pencoblosan surat suara di TPS Pangasinan Rabu (28/3).

Bukan tidak beralasan. Mekanisme pemilihan anggota BPD ini tercantum dalam Permendagri Nomor 110 tahun 2017. Dalam Permen tersebut diatur dua mekanisme pemilihan BPD, di antaranya dengan musyawarah atau pemilihan langsung.

Dalam mekanisme pemilihan langsung yang mengadopsi sistem Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini, ada anggota BPD perempuan sebagai keterwakilan perempuan. “Menurut Permendagri, kebutuhan anggota BPD di Binangun sebanyak 7 orang. Jumlah itu didasarkan pada aturan jika 0-5000 penduduk suatu desa maka harus memiliki jumlah 5 anggota BPD. Jika 5.001-10.000 penduduk anggota BPD-nya harus sebanyak 7 orang. Kemudian dari 7 anggota BPD itu, satu anggota wajib dipilih dari keterwakilan perempuan,” ujar Sekretaris Desa Binangun Ecep Jaelani Adha Nurhamajah.

Dalam pelaksanaanya, dari tiga dapil yang ada, yakni Dapil 1 Dusun Priagung, Dapil 2 Pangasinan dan Dapil 3 Girimulya, sebanyak 20 calon anggota BPD tampil bersaing sesuai dapilnya masing-masing. Sementara tiga calon anggota keterwakilan perempuan dipilih oleh tiga dapil. “Kalau laki-laki yang memiliki hak suara itu hanya diberikan satu surat suara. Sementara jika perempuan itu mendapat dua surat suara. Satu surat suara untuk pemilihan calon anggota BPD keterwakilan dari kaum perempuan,” katanya.

Dari 5.315 jiwa yang ada di Desa Binangun, kata dia, sebanyak 3.703 diantaranya memiliki hak suara sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilihan BDP ini. Jumlah itu juga diambil dari DPT yang direkap untuk Pilkada Serentak 2018. (*)

loading...