Harus Ada Persiapan Matang

212
0
Dr H Dadang Yudhistira SH

TASIK – Kepala Bidang Pem­bina­­an Sekolah Menengah Per­tama (SMP) Dinas Pendidik­an Ko­ta Tasikmalaya Dr H Dadang Yu­dhistira SH MPd mengatakan, meng­hadapi ujian sekolah ber­stan­­­dar nasional (USBN) untuk se­mua ma­ta pelajara ha­rus diper­­siapkan de­ngan ma­­tang, karena men­­­jadi pe­­nen­tuan kelulus­an.
”Kita akan menyia­pkan guru-guru yang akan menjadi calon penyusun USBN, yang biasa­nya dikoor­dinasikan langsung oleh peme­rin­tah provinsi untuk penulis uta­ma soal yang 30 persen me­lalui musyawarah guru ma­ta pelajara (MGMP) dan di­bina oleh pusat. Sedangkan untuk yang 70 persennya lagi akan disiapkan pula dengan memberikan bimbingan teknis,” terang Dadang saat dihubungi Radar Jumat (29/12).
Dadang mengingatkan, jangan sampai karena ingin nilai bagus pada USBN proses yang dijalani menjadi tidak jujur. Karena besar dan kecilnya nilai yang di dapat tergantung pada proses yang dilalui. Bicara USBN yang penting berusaha mem­peroleh nilai ujian sesuai deng­an kejujuran dan ke­­mampuan yang di­­miliki. “Bagi saya kejujuran dan intergritas itu le­bih penting dari pa­da nilai yang di­rekayasa, itu kata kuncinya, lebih bagus nilai bagus tapi hasil kejujuran, dari pada bagus tapi bukan hasil kejujuran,” tuturnya.
Untuk persiapannya, ada upaya yang dilakukan oleh sekolah. Diantaranya melakukan bedah Satandar Kompetensi Lulusan (SKL) atau kisi-kisi pelajaran, tryout dan berbagai upaya lainnya. “Yang terpenting saat ini adalah sekolah melakukan pendataan yang akurat, jangan sampai ada peserta didik yang kemudian tidak terdaftar. Apalagi sekarang pendaftarannya melalui jaringan, tidak lagi manual,” terangnya.
Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Drs H Dadang Toha Muslim MSi mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi melalui media sosial atau chating, sehingga tinggal pemerataan informasi dan pemantapan saja tentang persiapan USBN.
“Kita selallu koordinasi di grup sosial media, jadi tinggal memantapkan. Meskipun USBN berlaku untuk semua mata pelajaran dan jenjang pendidikan jangan menjadi beban, kita dari sekarang tingkatkan kompetensi baik siswa maupun guru, untuk guru kita juga sudah mulai lakukan pembinaan untuk peningkatakan kompetensi dengan beberapa pelatihan,” terangnya. (ais)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.