Hasanah Minta Restu, Asyik Berharap Lancar

170

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANDUNG –  Pasangan calon dari PDI-Perjuangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan  meminta izin kepada seluruh masyarakat Jawa Barat untuk ikut serta dalam kontestasi Pilgub Jabar. Pasangan yang menamakan diri sebagai paket Hasanah (Kang Hasan dan Kang Anton Amanah) itu akan memulai konsolidasi selama 20 hari dengan berkeliling ke 27 daerah di wilayah pasundan.
Hal itu disampaikan saat ditemui usai mereka menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon pasangan di Pilgub Jabar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (10/1).
Dari pantauan Radar Bandung (Radar Tasikmalaya Group), pasangan tersebut bertolak ke Kantor KPU dari titik pertemuan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang menggunakan mobil jip terbuka. Perjalanan mereka pun diiringi oleh ratusan simpatisan.
Setelah sampai, mereka disambut ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat dan memasuki ruangan pendaftaran. Prosesi penyerah­an berkas berlangsung hangat. Mereka tampak santai dan sesekali saling melempar tawa.
Momen itu dihadiri Ketua DPP Andreas Hugo Pareira, Ketua Umum Taruna Merah Putih Maruarar Sirait, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Abdy Yuhana dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jabar Waras Wasisto. “Saya TB Hasanudin dan Anton Charliyan minta izin kepada masyarakat Jabar untuk ikut dalam Pilgub Jabar.  Semoga pilkada yang akan datang aman, damai, ceria dan penuh kegembiraan,” ujar TB Hasanudin.
Mereka mengajak kepada seluruh kontestan untuk berkompetisi dengan damai. Sehingga, persatuan dan kesatuan masyarakat tetap terjaga.
Sebelum menyerahkan berkas pendaftaran, keduanya dikenalkan kepada kader dalam acara Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung.
Seketaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana menjelaskan acara tersebut diselenggarakan untuk  menetapkan TB Hasanuddin – Anton Charliyan sebagai Cagub dan Cawagub Jabar 2018.
“Ini adalah pasangan yang diusung PDIP. Acara ini juga untuk memperkokoh barisan kader untuk memenangkan keduanya. Hukumnya memenangkan Cagub dan Cawagub kita itu wajib,” kata Abdy.
Dalam kesempatan itu,  Anton Charliyan menyatakan bahwa dirinya sudah menjadi bagian dari partai. Untuk itu, ia meminta untuk diterima oleh semua kader dan didukung penuh.Ia pun mengakui jika elektabilitas dirinya masih kalah dengan pasangan lain. Namun, ia menilai hal itu tidak penting karena bisa diatasi oleh semangat menang. “Elektabilitas memang kurang. Tapi kita punya semangat menang. Semua juga harus punya keyakinan dan semangat yang sama,” tegasnya.
Mantan Kapolda Jabar itu mengaku bersyukur dipasangkan dengan TB Hasanudin. Selain punya kecocokan satu sama lain, keduanya sudah mempunyai chemistry. “Kita ini duo jenderal bintang dua, duo nasionalis yang religius dan kita sama-sama haji,” ucapnya.
Sementara itu, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Mayjen (Purnawiran) Sudrajat-Ahmad Syaikhu mengklaim berkas pendaftaran yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar lengkap.
Bukan hanya oleh KPU, pasangan yang menamakan “Asyik” (Sudrajat-Syaikhu) itu juga menyatakan berkas pendaftarannya dinyatakan lengkap oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar. “Baru saja kami telah mendaftarkan kepada KPUD Jabar, dengan menyerahkan semua persyaratan-persyaratan yang diminta. Alhamdulillah persyaratan-persyaratan yang diminta telah memenuhi syarat,” kata Sudrajat usai mendaftar di KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Rabu (10/1).
Sudrajat menuturkan sebelum mendaftarkan diri ke KPU, ia telah melaksanakan Salat Shubuh berjamaah di Masjid Istiqomah, lalu dilanjutkan dengan deklarasi di Monumen Perjuangan Bandung.
Setelah Salat Dzuhur di Pusdai Bandung, lanjut Sudrajat, ia beserta rombongan langsung bergegas menuju KPUD Jabar untuk mendaftar. “Akhirnya semuanya lancar. Secara substantif persyaratan administrasi dinyatakan lengkap dan diterima oleh KPU,” ucap Sudrajat.
Menurut dia, ia dan Ahmad Syaikhu akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologi pada Kamis (11/1) pagi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Ia berharap semua proses yang dilakukan oleh pasangan “Asyik” dapat berjalan lancar. “Mudah-mudahan ini suatu awal dan permulaan dari pada keikutsertaan dalam Pemilihan Gubernur Jabar 2018. InsyaAllah semuanya akan berjalan dengan lancar,” pungkas Sudrajat.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar resmi menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jabar. Hasilnya, ada empat pasangan menyerahkan berkas persyaratan. Meski demikian, mereka belum pasti melaju di arena kontestasi.
Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat resmi menutup pendaftaran pada pukul 17.00 WIB, lebih cepat dari ketentuan peraturan yang ditetapkan KPU RI yakni pada Rabu (9/1) pukul 24.59 WIB. Itu dikarenakan seluruh komposisi kursi DPRD yang menjadi salah satu syarat pendaftaran jalur partai sudah terdistribusi kepada empat pasangan.
lebih lanjut ia menerangkan, seluruh berkas empat pasangan calon sudah lengkap, namun belum sempurna. Petugas KPU akan melakukan validasi lebih lanjut setiap lembar persyaratan yang diterima. “Kalau dibilang lengkap ya lengkap, makanya kami terima (berkas pendaftaran dari semua pasangan calon, Red) dan akan divalidasi. Kalau nggak, ya kita akan tolak,” tegasnya. (bbb/nif/jpnn)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.