Hasil Swab Test di Pasar Langensari & Pabrik Kayu Kota Banjar, Ada 2 Kasus Covid-19

217
0
DIJEMPUT. Warga terkonfirmasi positif dijemput tim gugus tugas, Sabtu (11/7). ANTO SUGIARTO / RADAR TASIKMALAYA
DIJEMPUT. Warga terkonfirmasi positif dijemput tim gugus tugas, Sabtu (11/7). ANTO SUGIARTO / RADAR TASIKMALAYA

BANJAR – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kata Banjar mengonfirmasi dua kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil swab massal yang dilakukan beberapa hari ini di Pasar Langensari dan salah satu pabrik kayu.

Hasil yang dikeluarkan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat di Bandung menunjukkan dua warga Kota Banjar dinyatakan positif Covid-19.

“Hasilnya turun hari Sabtu satu orang terkonfirmasi positif, yakni wanita berusia 33 tahun dan bekerja di salah satu perusahaan pengolahan kayu di Kota Banjar. Ia berdomisili di Desa Binangun,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar Tomy Subagja kepada Radar, Minggu (12/7).

Baca juga : Akademi Persib Punya 20 Kiper Baru dari Tasik, Banjar & Pangandaran

Kemudian, kata dia, untuk satu orang lagi yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang hasilnya keluar pada Minggu (12/7) siang adalah wanita berusia 52 tahun yang berdagang di Pasar Langensari.

“Mereka tidak mengeluhkan sakit atau terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala,” ujarnya, menjelaskan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Banjar sudah melakukan swab massal secara masif di beberapa tempat keramaian. Gugus tugas memiliki 1.090 alat tes swab di antaranya sudah digunakan dan baru 70 persennya telah keluar hasilnya, termasuk dua orang yang terkonfimasi positif.

“Sekitar 100 alat swab tidak kita gunakan karena untuk persediaan tracking jika ada hasil yang terkonfirmasi positif,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Banjar dr Agus Budiana.

Lanjut dia, hingga saat ini Banjar memiliki kasus terkonfirmasi positif PCR Covid-19 sebanyak sembilan orang. Enam orang telah dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia dan dua orang dalam perawatan. Sementara untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 132 orang. Selesai perawatan 106 orang, meninggal dunia 22 orang dan isolasi khusus di RSUD Banjar sebanyak empat orang.

Baca Juga : Tak Dibantu Pemerintah, Rutilahu di Banjarsari Ciamis Direhab Warga

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar menjemput seorang perempuan berinisial N (33) yang terkonfirmasi positif Covid-19 di rumahnya, di Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Sabtu (11/7) petang.

Tim pelaksanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar bersama petugas gabungan dari TNI dan Polri serta Pemerintah Desa Binangun menjemput yang bersangkutan untuk diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar.

“Itu berdasarkan hasil pemeriksaan swab test masif yang dilakukan sepekan kemarin. Dan hasilnya positif Covid-19,” ujar tim pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Budi Hendrawan kepada wartawan di lokasi.

Sebelum dijemput oleh tim, pihak keluarganya diberi edukasi agar yang bersangkutan bisa diisolasi selama 14 hari di RSUD menjalani pengobatan dan pemeriksaan hingga sembuh.

Yang bersangkutan tidak menunjukkan tanda-tanda seperti seseorang mengalami atau tertular virus corona. Salah seorang karyawan di pabrik kayu di Kota Banjar itu tampak sehat.

“Untuk menentukan apakah Kota Banjar akan naik status, kita menunggu hasil rekap dari Tim Gugus Tugas Provinsi Jabar. Namun mudah-mudahan jangan sampai jadi zona merah lagi,” tutur dia.

Setelah penjemputan itu, Tim Puskesmas Pataruman 1 akan melakukan tracking lanjutan untuk melacak siapa saja yang telah berkontak dengan yang bersangkutan. Untuk sementara itu, pemeriksaan akan dilakukan terhadap keluarga pasien tersebut. (cep/nto) 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.