Hasil Swab Test Negatif, Ibu & Anak Warga Desa Raharja Kota Banjar Akhirnya Bisa Pulang

169
0
drg Eka Lina Liandari Direktur RSUD Banjar
drg Eka Lina Liandari Direktur RSUD Banjar

BANJAR – Istri dan anak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 warga Desa Raharja Kecamatan Purwaharja diperbolehkan pulang dari RSUD Kota Banjar. Sebelumnya, mereka menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Banjar.

Direktur RSUD Kota Banjar dr Eka Lina Liandari mengatakan keduanya diperbolehkan pulang karena hasil swab test-nya negatif. “Hasilnya sudah keluar. Alhamdulillah kalau warga mau menerima. Direncanakan hari ini (kemarin, Red) pulang,” ujar dia kepada wartawan, Rabu (9/9) di RSUD Kota Banjar.

Menurut dia, sebenarnya pasien positif Covid-19 berinisial S juga boleh pulang, meski hasilnya positif Covid-19 tanpa gejala. Itu sesuai aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Terkonfirmasi Positif Covid-19 tanpa gejala bisa menjalani isolasi mandiri di rumah.

Namun karena ditolak warga saat akan dipulangkan, sehingga sementara masih menjalani isolasi di ruang isolasi RSUD Kota Banjar. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu hasil swab test kedua yang bersangkutan. “Misal hasilnya negatif, warga mau menerima kan,” jelasnya.

Baca juga : Pemkot Banjar Mulai Usulkan Pencairan DID Rp11,9 M ke Pusat

Kabid Yankes Dinkes Kota Banjar Budi Hendrawan menambahkan pihak keluarga dan masyarakat setempat harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah hasilnya negatif dan warga bisa dimediasi. Mengenai hasil keterangan pemeriksaan sudah diberikan ke ketua RW sebagai bahan pembelajaran. Suaminya belum pulang, masih menunggu masa inkubasi,” jelasnya.

Ketua RW setempat Ahmad Husen awalnya semua warga menolak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pulang ke lingkungan tanpa adanya surat keterangan bukti dari tim medis. “Sebenarnya boleh pulang tapi harus ada bukti surat keterangan kesehatan yang menyatakan negatif. Sekarang agak lega,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warga Dusun Randegan 2 Desa Raharja Kecamatan Purwaharja mengeruduk kantor Desa Raharja Selasa (8/9) siang. Mereka menolak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang rencananya akan dipulangkan dari RSUD Kota Banjar.
Salah seorang warga setempat Mamat mengaku menolak kedatangan pasien Covid-19 demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.