Hasil Tes Swab Pasien PDP Corona di Pangandaran yang Meninggal Belum Keluar

775
0
drg Yani Achmad Marzuki Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran

PANGANDARAN – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pangandaran drg Yani Achmad Marzuki menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum menerima hasil uji swab dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

“Korban perempuan berusia 62 hasil swab dari provinsi belum keluar. Sedangkan korban meninggal pria berusia 52 warga Kecamatan Kalipucang belum dilakukan swab test, tapi delapan keluarganya sudah rapid test dan hasilnya negatif dan akan dilakukan tes kedua untuk lebih memastikan,” ujarnya kepada Radar, Jumat (24/4).

Baca juga : 1.206 Pekerja Dirumahkan, Pemkab Pangandaran Fasilitasi Daftar Kartu Pra Kerja

“Saya sudah kontak ke Provinsi Jawa Barat, tapi belum ada hasil swab-nya untuk korban perempuan berusia 62 tahun. Maka saya tidak berani menentukan itu positif atau negatif. Karena hasil harus dari laboratorium yang menentukannya,” katanya.

“Untuk warga dari Kecamatan Kalipucang pria berusia 52 karena tidak sempat diuji swab. Tapi sudah diadakan tracking kepada keluarganya dengan rapid test yang hasilnya negatif semua dan setelah hari ke 10 atau mungkin besok lusa bisa dilakukan tes kedua,” tambahnya.

Baca juga : Terdampak Covid-19, Peternak Ayam di Pangandaran Diberi Pinjaman Tanpa Bunga

Dia mengimbau kepada para OTG ataupun pemudik yang berasal dari zona merah untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari untuk menekan penyebaran virus corona. Sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19, dari data saja pada Jumat (24/4) untuk orang dalam pemantauan (ODP) totalnya mencapai 498. Sedangkan PDP masih tetap dua orang. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.