Kepala Sekolah Bisa Lolos dari Jeratan Hukum

Hasil Visum Negatif

326
0
RAMAH. Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Jaya Sofyan saat ditemui di ruangannya Senin (7/5). (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)
Loading...

BANJAR – Setelah hampir dua pekan berjalan, polisi akhirnya menerima hasil visum dari Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar.

Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada empat orang siswa yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh kepala sekolahnya.

“Hasil visum dari empat siswa tidak ada tindakan kekerasan. Hasilnya negatif semua. Terkait lambat, itu terkendala karena dokter yang menangani visum ini sedang cuti ke Bandung,” kata Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Jaya Sofyan di ruang kerjanya Senin (7/5).

Jay –sapaan kasat– menuturkan dari hasil visum luar menyatakan tidak ada keterangan memar yang dialami para korban. Selain itu, tanda lecet, luka robek serta tanda patah tulang juga hasilnya negatif.

“Meskipun hasilnya negatif, namun tindakannya tetap ada, walaupun tindakan itu dilakukan oleh siswa. Saat kami periksa, kepala sekolah ngakunya nyuruh ke siswa untuk saling pukul pakai sepatu, bukan memukul dengan tangan sendiri. Namun tidak sampai luka,” bebernya.

Loading...

Meski demikian pihaknya mengaku akan profesional dalam menegakkan hukum. Artinya, meski pihak terlapor dan pelapor sudah islah serta hasil visum menunjukkan negatif, peyidikan tetap berjalan karena kasus tersebut masuk tindak pidana murni.

“Namun menurut kacamata saya ya, apabila ini dilanjut vonisnya mungkin bebas karena hasil visum menunjukkan negatif kemudian diperkuat lagi sudah dilakukan islah,” katanya.

Jay juga menunjukan surat islah yang dibubuhi materai dari empat keluarga korban bersama terlapor. Manurut kasat, isi surat tersebut menyatakan mereka sudah melakukan damai. Empat keluarga korban pun tidak akan menuntut kepada terlapor.

“Sudah islah. Empat korban dan terlapor tanda tangan semua di atas materai,” ucapnya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.