Helmi: Banyak Warga Garut Abai Protokol Kesehatan

21
0
Loading...

GARUT KOTA – Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan berdasarkan hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut menempati posisi ketiga sebagai wilayah yang tidak mematuhi aturan jaga jarak.

Helmi menilai itu sangat objektif, karena pihaknya juga masih melihat banyak masyarakat yang masih abai terkait prokol kesehatan, seperti jaga jarak dan menggunakan masker.

“Tentu ini (hasil penilaian) harus ditanggapi dengan serius bukan hanya pemerintah, tetapi ini harus ditanggapi oleh seluruh masyarakat Kabupaten Garut,” ujar Helmi kepada wartawan, Rabu (20/1).

Baca juga : Langgar PSBB, 3 Tempat Wisata di Garut Disegel

Helmi menerangkan evaluasi yang disampaikan Pemerintah Jawa Barat dalam penerapan PPKM yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota, menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan juga tuntutan agar pemerintah daerah bisa lebih membuat langkah-langkah perencanaan agar aturan menjaga jarak bisa diperhatikan semua masyarakat.

loading...

“Kita terus melakukan imbauan untuk menjaga jarak dalam setiap kesempatan sekaligus mengupayakan penegakan Perbup tentang Penegakan Disiplin,” katanya.

Saat ini, kata Helmi, di lapangan tim gugus tugas sudah melakukan langkah-langkah strategis, seperti membatasi kegiatan pernikahan, penutupan tempat-tempat wisata hingga pemantauan aturan work from home (WFH) di kantor-kantor pemerintah dan swasta.

“Pak kapolres sudah memimpin penertiban tempat-tempat yang tidak mematuhi aturan protokol kesehatan dan kegiatan-kegiatan lain seperti kantor-kantor pemerintah dan swasta,” terangnya.

Helmi sendiri melihat, karena evaluasi yang dilakukan oleh Pemprov Jabar sifatnya berkala, pemerintah kabupaten/kota pun tentunya akan menindaklanjuti evaluasi tersebut secara berkala. “Kita tentu menindaklanjuti secara berkala berdasarkan hasil evaluasi dari pak gubernur dan gugus tugas di kabupaten,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakyat Garut, hasil evaluasi penerapaan PPKM di 20 kabupaten/kota di Jawa Barat yang telah dilaksanakan selama satu minggu untuk mengukur tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, terutama pada dua hal yaitu kepatuhan memakai masker dan menjaga jarak.

Daerah yang terendah tingkat kepatuhan memakai maskernya adalah Kabupaten Tasikmalaya di urutan pertama, Kota Tasikmalaya di urutan kedua dan Kabupaten Pangandaran di urutan ketiga.

Sementara, untuk kepatuhan menjaga jarak, tiga daerah yang paling rendah kepatuhannya adalah Kota Depok di urutan pertama, Kota Tasikmalaya di urutan kedua dan Kabupaten Garut di urutan ketiga.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.