Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.1%

70.5%

Herdiat Gagal Lobi Kemendagri, Pilkades Serentak di Ciamis Diundur, Ini Kata APDESI..

1901
2

CIAMIS – Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra secara virtual menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang rencana digelar tanggal 15 Agustus, ditunda hingga selesai pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Yana meminta kepada para Camat untuk menyampaikan keputusan tersebut kepada seluruh PJs Kades, yang akan melaksanakan Pilkades.

“Dengan berat hati Pilkades serentak yang seyogyaya akan dilaksanakan  Sabtu 15 Agustus ditunda setelah  selesai dilaksanakanya Pilkada serentak tahun 2020,” ujarnya.

“Kamis pagi Pemeritah Kabupaten Ciamis akan berkirim surat, karena Bupati masih dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Ciamis, itu saya sampaikan mohon maaf bila ada kekurangan,” tegasnya.

Bupati Ciamis, Dr H Herdiat Sunarnya  melalui realese Humas, sudah konsultasi bersama Ketua Pelaksana Pilkades Serentak sekaligus Asisten Pemerintahan, Ika Darmaiswara kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta.

Pihaknya sudah mengupayakan maksimal kepada Dirjen Bina Pemdes Kemendagri RI Nata Irawan dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Namun dari Keputusan yang disampaikan Mendagri memutuskan untuk tetap menunda pelaksanaan Pilkades karena menurutnya ada hal penting lain menyangkut keputusan nasional. “Kita harus loyal dengan keputusan pusat,” singkatnya.

Seperti diketahui, Senin 10 Agustus beredar Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri tentang Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala di Desa (Pilkades) Serentak dan Pemilihan Seluruh Indonesia Kepala Desa Antar Waktu (PAW).

Pihak Pemkab Ciamis telah mengerahkan segala upaya untuk meyakinkan pihak Kemendagri agar bisa melanjutkan tahapan pelaksanaan Pilkades.

“Kepada Para Pjs Kepala Desa, Panitia, Calon Kepala Desa dari 143 Kecamatan di Kabupaten Ciamis agar bersabar dan menerima keputusan yang telah ditetapkan oleh Kemendagri serta jaga kondusifitas,” terangnya.

Ditambahkan  Sekretaris Formatur Asosiasi  Pemerintah Desa  Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Ciamis, M Abdul Haris mengaku kaget mendengar Pikades diundur.

APDESI tetap ngotot kepada Mendagri, agar mengizinkan untuk pelaksanaan Pilkades di Ciamis.

“Mengenai Pilkada kan empat bulan lagi, masih lama. Pilkada itu masih lama. Namun justru Pilkades Ciamis kalau digelar ini untuk mengkondusifkan Pilkada,” ujarnya.

“Tahapan Pilkades Ciamis sudah berjalan tinggal dua hari lagi, Kamis dan Jumat. Kemudian kalau ditunda akan mengganggu program pemerintahan desa. Kalau kekosongan kepala desa dibiarkan selama satu tahun, akan mengganggu stabilitas program pemerintah desa,” paparnya.

“Upaya kami, akan segera kirim surat ke Kemendagri. Kami berencana akan aksi ke DPRD untuk kondusifitas desa-desa di Kabupaten Ciamis, dengan waktu yang mepet,” sambungnya.

Pihaknya berharap Mendagri bisa mengecualikan  Ciamis karena situasinya kondusif.

“Meskipun akhirnya tergantung keputusan bupati, karena menunda atau tidaknya bukan keputusan Mendagri tapi keputusan bupati ,” tegas Haris yang juga Kepala Desa Karangkamulyan Kecamatan Cijeungjing.

Dihubungi  terpisah Calon Kepala Desa Sadananya Nomer urut 3, Agus Firman menilai bahwa Kemendagri kurang bijak menyikapi pelaksanan Pilkdes serentak di Kabupaten Ciamis.

Hal tersebut mencerminkan nilai-nilai nurani Kabinet di bawah naungan pemerintahan Presiden Jokowi yang patut untuk dievaluasi.

Penundaan Pilkades serentak dengan alasan Pilkada serentak seharusnya diberlakukan khusus bagi Kabupaten/Kota yang akan menggelar Pilkada tahun 2020.

Hal ini mengingat Kabupaten Ciamis masa jabatan Bupati sampai tahun 2024.

“Ditengah Pandemi Covid-19 ini masyarakat Ciamis tentunya membutuhkan perhatian maksimal dari pemerintah desa yang dipimpin oleh Kepala Desa definitif. Sebab kebijakan Pjs Kepala Desa tentunya terbatas untuk kepentingan masyarakat umum,” paparnya.

(iman s rahman)

Berita terkait: 
Bupati Ciamis Upayakan Pilkades Serentak Digelar, Darsono: Jika Ditunda Akan Demo..
loading...

2 KOMENTAR

  1. Astagfirullah.
    Ini sangat mepet wsktunya, bagaimana mendagri harus di lobby lagi, karena para kontestan sudah mengeluarkan dana untuk tanggal 15 Agustus 2020.
    Apa Bapak Bupati bisa menugaskan saya untuk meloby bapak mendagri besok..?
    Saya siap.
    Saya tinggal di Bekasi
    0817127352

  2. Kalau bupati tidak berani bersepekulasi mengeluarkan keputusan buat melanjutkan atau melaksanakan pilkades
    Maka.. Saya anggap bupati tidak berpihak keoada yg dibawah masyarakat nya sendiri..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.