Hibah Keagamaan Rp 20 Miliar

259
0
Loading...

BUNGURSARI – Di Tahun Anggaran (TA) 2018, Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelontorkan dana hibah untuk bidang keagamaan sekitar Rp 20 miliar. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan penerima sebagai stimulan setiap kegiatan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Tasikmalaya H Nasihin menjelaskan total hibah keagamaan dengan Program Gema Madani tembus di angka Rp 30 miliar. “Untuk Gema Madani sekitar Rp 10,35 miliaran, sisanya untuk keagamaan.

Kita hanya merekomendasikan dan memfasilitasi pencairan saja dalam bantuan dana hibah tersebut. Sementara dananya sendiri secara keseluruhan dikelola bendahara pemkot,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (23/5).

Menurutnya, program hibah bagi bidang keagamaan terbagi dalam beberapa sektor.
Salah satunya bantuan bagi pondok pesantren atau madrasah. Bertujuan sebagai dana penunjang kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan lembaga tersebut.

“Yang mendapatkan dana itu, yang sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. Seperti legalitas lembaga serta syarat lainnya. Tentunya juga mereka telah menempuh verifikasi,” terangnya.

Loading...

Nasihin berharap penggunaan dana tersebut tepat sasaran dan sesuai keperluan penggunaan. Tidak untuk kepentingan pribadi. Mengingat, sebelum penerima menerima dana hibah, calon penerima diberi masukan terkait tata cara penggunaannya. Sekaligus dipaparkan cara pelaporan pertanggungjawaban penggunaan dananya.

“Dalam verifikasi jelas akan dicek domisili penerima hibah. Maka, dapat pastikan tidak akan ada yang menerima dana tersebut di luar Kota Tasikmalaya. Jangan sampai ada kekeliruan saat penggunaan dan pelaporan,” tuturnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.