Hidup Sehat, Kesejahteraan Bisa Meningkat

6
UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA LEPASKAN MERPATI. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Cecep Zainal Kholis (tengah) melepas burung merpati pada launching Germas di Puskesmas Kawalu, Selasa (18/12).

KAWALU – Kesadaran pola hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat di Kota Tasikmalaya semakin meningkat. Salah satu buktinya tingkat kunjungan pasien ke puskesmas terus menurun.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya dr H Cecep Zainal Kholis MMkes usai menghadiri launching Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Kawalu, Selasa (18/12). “Indikator peningkatan itu dilihat menurunnya tingkat pengunjung puskesmas,” katanya.

Meningkatnya kesadaran PHBS itu, terang dia, tidak terlepas dari tujuh indikator. Yakni melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur buah, tidak merokok dan tidak meminum alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan serta menggunakan jamban. “Utamanya perokok yang sudah banyak berhenti dan itu paling terlihat,” jelas Cecep.

Menurut dia, total masyarakat Kota Resik yang sudah sadar PHBS mencapai 46 persen. Masih belum mencapai target 85 persen. Sulitnya pencapaian target tersebut salah satunya karena para perokok. “Idealnya satu periode ini harus tercapai,” kata dia.

Kepala Puskesmas Kawalu H Asep Hermawan MMkes MHKes menerangkan launching Germas itu digagas Puskesmas Kawalu, Urug dan Karanganyar. Tujuannya, untuk mengajak masyarakat berperilaku hidup sehat dengan mengikuti tujuh indikator. “Karena bila masyarakat sehat akan meningkatkan indeks kesejahteraan,” katanya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.