Hindari Dibunuh, 5 ABK Terjun ke Laut, Kapal & Pelaku Terdampar di Pantai Sancang Garut

361
0
istimewa TERDAMPAR. Sebuah kapal nelayan terdampar di Pantai Palawah Buntu Desa Sancang kemarin sore.
Loading...

CIBALONG – Sebuah kapal nelayan terdampar di Pantai Palawah Buntu Desa Sancang Kecamatan Cibalong, Selasa sore (29/12). Diduga, kapal nelayan itu terdampar setelah adanya penganiayaan terhadap lima anak buah kapal (ABK).

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono membenarkan adanya kapal yang terdampar di wilayah hukumnya. Saat ini pihaknya sudah menerjunkan tim dari Polres Garut dan Polsek Cibalong dalam menangani perkara tersebut.

“Tim sudah diterjunkan ke lokasi, saat ini tim masih di lokasi,” ujar Adi kepada wartawan, Selasa malam (29/12).

Kapolres menerangkan berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, kapal yang terdampar mulai berlayar dari perairan Pacitan, Jawa Timur. Saat berlayar, ada tujuh awak di dalam kapal tersebut.

Baca juga : Helmi Budiman Pimpin DPD PKS Garut

Loading...

“Ketika berlayar itu, terjadi konflik antara satu ABK dengan lima ABK lain,” ujarnya.

Ketika terjadi konflik itu, kata dia, ABK bernama Ar diduga mengeluarkan senjata tajam dan langsung menyerang kelima ABK yang berkonflik tersebut.

“Kelima ABK yang diserang ini menceburkan diri ke laut karena takut dibunuh,” ujarnya.

Setelah kelima ABK menceburkan diri, tinggal di dalam kapal ada pelaku dan satu orang kapten kapal. Ketika terjadi konflik, kapten kapal bersembunyi. Sedangkan kapal melaju hingga berada di perairan Cibalong dan akhirnya terdampar.

“Saat ini, masih melakukan penyelidikan dan penanganan dugaan pembunuhan ABK yang kapalnya terdampar di Cibalong,” ujarnya.

Sementara itu, terdamparnya kapal nelayan beredar dalam pesan berantai. Dalam video pertama yang beredar itu, seorang warga mengajak warga lainnya untuk mengepung seseorang yang diduga pelaku penganiayaan yang kabur ke dalam hutan.

Di video kedua, seorang lelaki yang mengaku bernama Nelson menyebut ada lima orang yang dibunuh seorang di atas kapal saat melaut. Ia pun kepada yang merekam video sempat memperlihatkan luka sayatan pisau dan tusukan menggunakan kanco yang dilakukan oleh pelaku.

Ia bercerita bahwa saat itu mesin kapal masih menyala dan pelaku menusuk beberapa orang dan langsung mendorongnya ke laut.

“Saat itu saya langsung bersembunyi di bawah dan mematikan mesin samping, tapi mesin yang tengah masih menyala,” ujarnya.

Saat pelaku sadar, lanjut Nelson di dalam video, pelaku kemudian menanyakan siapa yang ada di dalam kapal sehingga akhirnya ia pun keluar.

Beruntung, Nelson tidak ikut menjadi korban dan akhirnya selamat saat berada di perairan Garut. Sementara itu, hingga tadi malam belum diketahui posisi dari lima ABK yang terjun ke laut tersebut. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.