HMI Minta Kejaksaan Transparan

49
Aos Firdaus

PANGANDARAN – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis-Pangandaran meminta kepada Kejaksaan Negeri Ciamis lebih transparan dalam penanganan kasus korupsi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran yang sudah menetapkan satu tersangka.

Kepala Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Ciamis-Pangandaran Aos Firdaus mengatakan setelah adanya penetapan tersangka berinisial P dalam kasus korupsi tersebut.

Kejari seharusnya lebih transparan dalam penanganan kasus, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat.

”Termasuk kami sebagai aktivis mahasiswa, perlu adanya keterbukaan dalam penanganan kasus ini,” jelasnya kepada Radar,Rabu (14/8).

Pasalnya, kata dia, yang bersangkutan kini masih aktif bekerja sebagai PNS di Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pangandaran dan belum ada penahanan. ”Kesannya kan nanti Kejari dibilang lamban, dalam penanganan kasus ini,” ujarnya.

Dia pun berharap secepatnya ada penegasan dari Kejaksaan apakah langsung P21 atau dilakukan pendalaman kembali dalam kasus tersebut. ”Kalau hanya satu tersangka ya secepatnya diadili lah,” tuturnya.

Kepala Bidang Mutasi Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja Apratur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Ganjar Nugraha membenarkan tersangka P kini masih bekerja seperti biasa. ”Absensi fingerprint (sidik Jari) masih rutin,” jelasnya.

Pihaknya tidak bisa memberhentikan sementara yang bersangkutan, karena belum adanya penahanan oleh pihak Kejaksaan. ”Kita belum menerima informasi apapun dari Kejari, jadi kita belum bisa berbuat apa-apa,” tuturnya.

Menurutnya, jika sudah ada inkrah atau kekuatan hukum yang mengikat terhadap P, maka bisa saja diberi sanksi pemberhentian.

”Harus ada inkrah dulu, kalau yang bersangkutan terus banding, ya kita tidak bisa memberikan sanksi,” ujarnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.