Hoax Memecah Belah Bangsa

49
SOSIALISASI. Anggota Komisi XI DPR RI Didi Irawadi Syamsudin SH LLM menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di Aula Pesantren Alquran Al Hidayah Desa Kawalimukti Kecamatan Kawali, Sabtu (15/9) malam. (Iman S Rahman / radartasikmalaya.com)

CIAMIS – Anggota Komisi XI DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat X Didi Irawadi Syamsudin SH LLM mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berita hoax menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Informasi palsu itu bisa memecah belah bangsa.

“Mari menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan Pancasila sila ketiga yakni persatuan Indonesia,” terang politisi Fraksi Partai Demokrat ini usai sosialisasi empat pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Aula Pesantren Alquran Al Hidayah Desa Kawalimukti Kecamatan Kawali, Sabtu (15/9) malam.

Isu-isu hoaks yang berkaitan dengan ras dan agama akan sangat kencang berseliweran pada pemilu. Cara-cara kotor ini dimanfaatkan oleh calon-calon yang ingin meraih kemenangan pada pemilu.

“Semoga masyarakat akan lebih memahami dan cerdas dalam menyikapi isu hoax saat ini,” papar Didi.

Isu-isu hoaks itu, terang dia, sangat mudah tersebar di social media (socmed). Melalui socmed arus informasi akan bermunculan begitu cepat.

Apalagi di Indonesia ada sekitar 60 juta pengguna Facebook dan 20 juta lebih pengguna Twitter.

Contoh informasi hoax yang beredar kencang beberapa waktu lalu, kata dia, yakni isu tsunami saat gempa di Lombok yang dilebih-lebihkan.

Akibatnya membuat panik warga setempat. Maka dari itu, bagi siapa saja yang dengan sengaja membuat berita hoaks bisa dikenakan UU ITE dengan hukuman enam tahun penjara.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan negara serta menjunjung tinggi pemilu yang damai tanpa terpecah belah,” paparnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.