HOAX! Video Pantai Pangandaran Tsunami Usai Digunjang Gempa Saat Lebaran

893
0

PANGANDARAN – Usai Kabupaten Pangandaran diguncang gempa bumi berkekuatan 5,1 Magnitudo pada Minggu (24/5) sekitar pukul 14.11 WIB, beredar video di media sosial adanya tsunami kecil di Pantai Pangandaran tersebut adalah hoax.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena mengatakan, informasi dari salah satu akun facebook  dengan mengabarkan, Minggu (24/5) pantai sekitar Pangandaran mengalami tsunami kecil saat gempabumi 5,1 magnitudo sekitar pukul 14.11 WIB, adalah tidak benar.

Justru, gelombang tinggi dalam video tersebut terjadi pada 2018 lalu, dan bukan terjadi karena gempa bumi yang terjadi saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Minggu (24/05).

“Itu Hoax berita di media sosial, tentang tsunami kecil setelah gempa bumi 5,1 magnitudo pada Minggu (25/5) siang melanda Kabupaten Pangandaran,” katanya kepada Radar, Senin (25/5).

” Video tersebut di Pangandaran tapi kejadiannya dua tahun lalu (2018, Red). Hal itu, juga bukan diakibatkan gempabumi lalu menimbulkan tsunami. Namun hanya gelombang tinggi yang sering terjadi di Pangandaran,” tambahnya.

Menindaklanjuti video viral di media sosial karena dalam unggahannya sudah dibagikan 284 kali tersebut, kata Nana, masyarakat jangan mudah percaya dengan kabar beredar di media sosial dan jangan sekali- kali membagikan informasi yang tidak benar.

Berita yang benar adalah imbauan dari BMKG. “Masyarakat harus percaya dengan BMKG karena gempa bumi kemarin tidak menimbulkan tsunami. Namun tetap waspada dan jangan panik,” ujarnya.

(FATKHUR RIZQI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.