Hotel Crown Kota Tasik Resmi Jadi Tempat Isolasi Covid-19

196
0
radartasikmalaya.com
Hotel Crown jadi tempat isolasi pasien Covid-19, karena membludaknya pasien Covid-19 di Kota Tasik. foto; rangga jatnika/ radartasikmalaya.com
Loading...

TASIK – Dinas Kesehatan sudah melakukan penjajakan dengan manajemen Hotel Crown untuk dijadikan tempat isolasi, Senin (14/12). Dalam waktu dekat, hotel bintang tiga itu pun siap untuk digunakan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat mengatakan dalam pertemuan tersebut, kedua pihak pada dasarnya sudah punya kesepakatan yang sama.

Pihak manajemen bersedia menyewakan bangunan tersebut untuk digunakan jadi ruang isolasi. “Tinggal kita sesuaikan beberapa kesepakatan teknisnya,” ujar Uus kepada Radar, kemarin.

Dari hasil komunikasi tersebut, hotel crown bisa menampung sekitar 100 pasien isolasi. Karena untuk satu kamar bisa digunakan lebih dari satu pasien yang berasal dari klaster yang sama. “Tapi kita prioritaskan pasien asimtomatik atau tanpa gejala di sini (hotel),” tuturnya.

Ke depannya, dia tinggal memasukkan perlengkapan kesehatan yang dibutuhkan. Termasuk untuk membuat klinik darurat untuk memeriksa kondisi kesehatan pasien. “Tapi tidak akan terlalu lama, karena medical equipment yang dibutuhkan tidak begitu banyak,” terangnya.

Loading...

Baca juga : Bus Pariwisata Nyungsep di Pinggir Jurang di Gentong Tasikmalaya

Untuk petugas yang ditempatkan di hotel, pihaknya akan memberdayakan tenaga dari RSUD dan Puskesmas. Karena perekrutan petugas yang baru masih dalam proses. “Besok (hari ini, Red) orientasi, mudah-mudahan Rabu sudah bisa berjalan,” tuturnya.

Daftar antrean pasien isolasi saat ini sudah mencapai sekitar 280 orang. Di lihat dari kapasitas, penggunaan hotel belum bisa menutupi kebutuhan. “Makanya RS Purbaratu dan Dewi Sartika tetap lanjut kita garap, tapi mesin ipal-nya belum datang juga,” tuturnya.

Semakin tertangani pasien positif baik simtomatik dan asimtomatik, maka penanganan akan lebih efektif. Karena tidak bisa dipungkiri isolasi mandiri cukup rawan penularan. “Mudah-mudahan tingkat penularan bisa lebih ditekan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Manajer Operasional Hotel Crown Yuhendra Effendi mengatakan secara umum sudah sepakat. Pihaknya bersedia hotel tersebut menjadi tempat isolasi. “Sudah enggak ada masalah,” ujarnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, penyewaan hotel untuk tahap awal dilakukan untuk dua bulan. Perkembangan lebih lanjut akan disesuaikan dengan kebutuhan dari Satgas. “Sementara dua bulan dulu, kita lihat perkembangannya bagaimana,” tuturnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.