Hotel Crown Tasik Dihuni 100 Pasien Covid-19, RS Dewi Sartika Belum Siap Pakai

86
0
radartasikmalaya.com
Hotel Crown jadi tempat isolasi pasien Covid-19, karena membludaknya pasien Covid-19 di Kota Tasik. foto; rangga jatnika/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Rumah Sakit Dewi Sartika Kota Tasikmalaya di Kawalu yang digadang-gadang dijadikan rumah sakit isolasi tambahan untuk penanganan pasien Covid-19, ternyata belum siap pakai untuk isolasi pasien covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pengecekan ke rumah sakit yang baru tuntas dibangun itu.

“Kesiapan untuk gedung, listrik, air, dan ipal, sudah siap semua. Tinggal sekarang mengisi tempat tidur dan alat kesehatan lainnya,” katanya kepada radartasikmalaya.com, Selasa (29/12) siang.

“Saya sudah koordinasi dengan RSUD, mudah-mudahan siap untuk mengisi kebutuhan tempat tidur serta alat kesehatan lainnya.

“Kita juga perlu siapkan proses administrasinya. Karena rumah sakit itu kan gedung baru selesai. Masih ada keterkaitan dengan pelaksana pembangunan. Tentu harus ada proses administrasi yang ditempuh,” terangnya.

“Kalau itu semua sudah selesai, akan langsung bisa diisi. Target Minggu ini semua selesai dan bisa diisi pasien terkonfirmasi Covid,” sambungnya.

Sedangkan untuk Hotel Crown, beber Uus, sudah bisa dimasukkan sampai 100 orang pasien Covid dengan gejala ringan.

“Namun kita harus memperhatikan tingkat kenyamanan dan keamanan pasien,” bebernya

Sementara ini, tambah Uus, yang digunakan 90 tempat tidur. Tingkat keterisiannya sudah sampai 85 persen.

“Karenanya kita harus menyiapkan tempat lain. Yang kita jaga itu keluar masuk pasien. Agar tidak terjadi penumpukan pasien,” tambahnya.

Jelas Uus, saat ini beberapa rumah sakit sudah terisi. Namun Rusunawa sudah kosong untuk OTG. Namun biasanya langsung terisi lagi.

Pihaknya akan terus antisipasi agar bisa menangani pasien aktif yang membutuhkan isolasi terpusat.

“Saat ini, masih ada sekira 100 orang yang isolasi mandiri. Namun, itu harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti rumahnya memadai, kasus tanpa gejala dan tak ada penyakit penyerta, serta terus melalui pengawasan,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.