Hotel di Garut tak Lakukan PHK Karyawan, Tapi Kerja Giliran

57
0
Raden Teddy

TAROGONG KIDUL – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut memastikan sejumlah hotel besar di Garut tidak melakukan putus hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Pihak hotel hanya memberlakukan sistem kerja bergilir untuk meminimalisasi beban biaya operasional karena sepinya pengunjung.

“Sekarang keadaan hotel di Garut semua sepi, terutama hotel besar. Mereka memberlakukan sistem kerja rolling (bergilir) dengan dibayar setengahnya karena kerjanya tidak full,” kata Kepala Disnakertrans Garut Raden Teddy kepada wartawan Jumat (17/4).

Baca juga : 13 Warga Garut Meninggal Selama Pandemi Corona

Tedi menuturkan wabah Covid-19 telah berdampak pada menurunnya tingkat kunjungan hotel di Garut. Akibatnya pelaku usaha hotel merugi dan kesulitan memenuhi beban gaji pegawainya.

Namun kondisi itu tidak sampai mengeluarkan kebijakan memutus hubungan kerja karyawannya. “Pihak hotel ini melakukan efisiensi dengan merumahkan pekerja sesuai kesepakatan dan tetap bekerja separuh waktu atau gantian,” katanya.

Baca juga : Pengemudi Angkutan Garut akan Diberi Pelatihan dan Bantuan

Loading...

Terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi pekerja hotel, kata Tedi, berdasarkan peraturan tetap harus dibayar karena statusnya masih sebagai pekerja di perusahaan tersebut. “Untuk THR sesuai aturan tetap harus dibayar sesuai masa kerja, namun ada juga hotel berdasarkan kesepakatan akan membayar THR setengah dulu, tapi nanti akan dibayar lagi,” ujarnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.