Beranda Tasikmalaya Huda Hanya untuk Rindu

Huda Hanya untuk Rindu

170
BERBAGI
SEMENTARA. KH Asep Maoshul (kanan) memberikan tugas kepada KH Abdul Aziz untuk menjadi Pimpinan Pusat Ponpes Miftahul Huda.

TASIK – Keluarga Besar Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya mendeklarasikan dukungan resmi kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat H M Ridwan Kamil dan H Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), Sabtu (31/3).
Deklarasi itu dihadiri oleh Pimpinan Ponpes Miftahul Huda KH Abdul Aziz Affandi, Ketua Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) H Jaja Abdul Jabar, Ketua Pusat Himpunan Alumni Wanita Miftahul Huda (Hawamida) Hj Daliah Mutiara Affandi, dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum beserta tokoh-tokoh Miftahul Huda lainnya.
Sebelum penetapan dukungan kepada pasangan Rindu, KH Asep Ahmad Maoshul Affandi pun menugaskan kepada KH Abdul Aziz Affandi untuk menjadi Pimpinan Umum Ponpes Miftahul Huda sementara menggantikannya. Setelah penugasan ini, KH Asep Maoshul meninggalkan ruangan sebelum deklarasi penetapan dukungan dilaksanakan.
Pimpinan Umum Ponpes Miftahul Huda sementara KH Abdul Aziz Affandi menerangkan alasan memberikan dukungan ini karena pasangan Rindu paling banyak didukung oleh pondok pesantren. “Saya kira profesor, argumen dan ahli mana pun, Rindu ini merupakan paling layak untuk mendukung pesantren. Dan saya kira ini tidak ada itungan-itungan yang lebih,” katanya kepada wartawan usai mendeklarasikan dukungannya di Ponpes Miftahul Huda.
Dalam program-program Rindu, ada konsep yang sejalan mengenai peningkatan kesejahteraan para petani. Para petani akan dibina menjadi petani profesional. Selain itu, pasangan ini juga memiliki program yang bagus dalam meningkatkan pelayanan warga Jabar. “Kang Emil ini dengan beberapa programnya, dan para kiai harus mengurus yang ribawi menjadi masalah yang halal dan itu akan kita kerjasamakan,” ungkap dia.
Selain itu, terang dia, kalangan kiai banyak yang mendukung Ridwan Kamil lantaran memiliki darah seorang kiai. “Di mana kiai ini tidak dibutuhkan untuk kepentingan politik, namun dibutuhkan untuk membangun Jawa Barat ini,” ujar dia.
Pihaknya, terang dia, tidak mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Rindu karena untuk menjaga resistensi. “Ini bukan terlambat dan ini hari yang tepat untuk deklarasi ini,” jelas dia.
Kiai Aziz tidak khawatir bila jaringan Miftahul Huda mendukung pasangan calon (paslon) lain. Pasalnya, masing-masing jaringan Huda memiliki hubungan yang luar biasa baik.
“Tidak perlu ada yang dikhawatirkan bila teman-teman ini menerima tamu dari pasangan lainnya karena komitmen kita sudah sama,” jelas dia.
Menurut dia, alumni Miftahul Huda ada sekitar 13 ribu. Sementara di Jawa Barat ada 1.962 ponpes jaringan Miftahul Huda.
Ketua Hawamida Pusat Hj Daliah Mutiara Affandi menyatakan akan terus mengajak, menyeru dan menugaskan kepada semua anggota Hawamida, keluarga simpatisan, jemaah untuk mendukung pasangan Rindu. “Saat ini waktunya memenangkan Rindu tidak ada terkecuali,” ujar dia.
Dia akan turun ke lapangan dengan jalannya sendiri. Mendatangi murid-muridnya di setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat. “Itu melalui silaturahmi pengajian dan saya akan menugaskan ke setiap Hawamida di koordinator dan wilayah supaya Rindu ini tidak kalah dari pasangan yang lain,” tandasnya.
Ketua Hamida H Jaja Abdul Jabar menyatakan Hamida akan berusaha mendukung dan memenangkan pasangan Rindu dalam Pilkada Jawa Barat. Dengan itu, dia akan memerintahkan seluruh pengurus dan koordinator wilayah yang ada di Jawa Barat. “Itu akan saya sampaikan supaya memenangkan Rindu,” ujar dia.
Jaja menilai, Hamida itu sangat solid. Sehingga dia yakin seluruh Hamida akan tetap mendukung Rindu. “Insyaallah mereka ini sudah ikrar tidak lagi mendukung pasangan yang lainnya kecuali Rindu,” tegasnya.
Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum merasa lega dan bersyukur mendapatkan dukungan resmi dari Ponpes Miftahul Huda dan Hamida. Dukungan tersebut tidak dari status keluarga saja melainkan para kiai, ulama dan gurunya. “Sehingga dukungan itu menjadi dukungan yang multidimensi,” ujar dia.
Dengan dukungan itu, Uu semakin yakin bahwa Rindu akan memenangkan Pilgub Jabar. Dia meyakini dukungan para kiai tersebut tidak hanya zahir saja. Batin para kiai juga mendukung. “Jadi para kiai ini mendukung saya dengan dua cara. Satu dengan cara angkat tangan dan satunya lagi angkat kaki,” jelas Uu.
Menurutnya, adanya dukungan tersebut merupakan anugerah baginya dan nikmat yang sangat luar biasa. “Sehingga mudah-mudahan dengan dukungan ini semakin kami mengukuhkan menjadi pemenangan pada waktunya,” tutur dia. (ujg)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.