Peta Koalisi Pilkada 2020 Diprediksi Semakin Dinamis

Huda Siapkan Tiga Nama Cabup

154
KH Asep Maosul Affandy

SINGAPARNA – Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya tak bisa lepas dari perpolitikan Kabupaten Tasikmalaya. Setelah menempatkan Uu Ruzhanul Ulum sebagai bupati dua periode dan menjadi wakil gubernur Jabar, kini Huda menyiapkan nama-nama yang akan didorong menjadi calon bupati (cabup) di Pilkada 2020.

Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, KH Asep Maosul Affandy mengatakan untuk menghadapi Pilkada 2020 akan mendorong kader yang merupakan dari alumni dan keluarga untuk tampil menjadi cabup Tasikmalaya. “Kalau sebelumnya Uu Ruzhanul Ulum merupakan keluarga besar dan keturunan KH Khoer Affandy. Sekarang juga banyak nama, ya ada Lina Ruzhan, KH Didi Abdul Hadi dan KH Arip Affandy cucu Khoer Affandy,” katanya kepada Radar, Rabu (22/5).

Walaupun sudah ada beberapa nama, kata dia, sejauh ini belum ada kepastian atau keputusan siapa yang akan didorong pada pesta demokrasi lima tahunan ini. “Nama sudah ada, tetapi belum diputuskan ya,” katanya.

Yang jelas, lanjut dia, Miftahul Huda akan berupaya agar tetap ada alumni atau keluarga yang bisa didorong untuk maju pada Pilkada 2020. “Bisa maju lewat gerbong atau perahu PPP atau partai lainnya,” terangnya.

Sementara itu, pengamat politik, sosial dan pemerintahan Tasikmalaya Asep M Tamam melihat soal koalisi Pilkada 2020 akan sangat dinamis. Kemungkinan ada perubahan koalisi dan peta yang lebih dinamis dari pilkada sebelumnya. “Ya tidak menutup kemungkinan koalisi Uu-Ade pada Pilkada 2015 akan ada perubahan dengan peta politik saat ini,” katanya.

Lanjut dia, hasil Pemilu 2019 menjadi salah satu acuan akan dinamisnya peta politik di Kabupaten Tasikmalaya. Apalagi saat ini yang menjadi partai pemenang adalah Partai Gerindra, sementara PDIP dan PPP mengalami penurunan raihan kursi. “Dalam politik itu semua bisa terjadi,” pungkasnya.(dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.