Hujan Deras Kamis Sore, Belasan Pohon di Kota Tasik Tumbang

194
0

KOTA TASIK – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda hampir seluruh wilayah Kota Tasikmalaya, Kamis (27/02) sore, menimbulkan belasan pohon tumbang.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya hingga Kamis pukul 17.30 WIB, sedikitnya terjadi 17 kejadian pohon tumbang.

Manajer Pusat Pengendaliam Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman mengatakan, sebanyak sembilan kejadian pohon tumbang terjadi di jalan raya. Sementara sisanya terjadi di wilayah perumahan warga.

Baca juga : Delis Siswi SMPN 6 Kota Tasik Dibunuh Bapaknya, Motifnya Biaya Study Tour Rp100 Ribu
Baca juga : Wali Kota Tasik: Disdik Harus Evaluasi Program Study Tour! Kasus Delis Harus Jadi Contoh

“Kejadian pohon tumbang terdapat di Kecamatan Cipedes, Tawang, Tamansari, Mangkubumi, Cibereum, dan Purbaratu,” kata dia kepada radartasikmalaya.com, Kamis (27/02) malam.

Selain pohon tumbang, terang dia, cuaca ekstrim yang terjadi sejak siang hingga sore hari juga menimbulkan genangan air di tiga titik.

Dua titik yang tergenang adalah Jalan Mayor Utara, Kecamatan Tawang, dan Jalan Moh Hatta Kecamatan Cipedes.

Loading...

Sementara itu, satu titik genangan lainnya terjadi di Kampung Cihaji Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu.

Harisman menambahkan, cuaca ektrem juga menimbulkan tiga unit bangunan rusak tersapu angin.

Dua bangunan terdapat dia Kecamatan Cipedes dan sisanya berada di Kecamatan Tawang.

Terakhir, dampak hujan deras juga mengakibatkan dua kejadian longsor, yaitu di Jalan RE Martadinata Cipedes dan Kampung Jati Margabakti, Kecamtan Cibeureum.

“Tim URC PB BPBD Kota Tasikmalaya melakukan assessment dan penanganan darurat,” jelasnya.

Kepala BPBD Kota Tasik, Ucu Anwar menambahkan, terkait beredarnya video banjir di Jalan HZ Mustofa tepatnya di depan Asia Plaza ternyata bukan kejadian tadi sore.

“Jadi bukan hoax. Tapi banjir di HZ itu terjadi beberapa bulan lalu. Di upload di youtube pada 21 Maret 2019. Meski demikian, kami tetap memeriksa lokasi tersebut dan tidak ada banjir tadi sore,” tuturnya.

Jelas dia, kepada siapapun dimohon untuk tidak menayangkan video genangan atau banjir di depan AP, Jalan HZ Mustofa tersebut. Sebab BPBD hingga kini sedang menangani 21 titik bencana.

“Sehingga tayangan video ‘daur ulang’ itu turut menghambat pelayanan darurat bencana kepada masyarakat. Beberapa kali ada panggilan ke call center dan WA pribadi menginformasikan video yang tidak terjadi hari ini,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.