HUT Ke-93 Persebaya, Asa Juara Liga 1

63
0

SURABAYA – 18 Juni 2020. Tanggal bersejarah bagi Persebaya Surabaya, sekaligus momen sakral menginjak usianya yang ke-93, dan asa Juara Liga 1.

Tanpa dihadiri oleh suporter bondo nekat (Bonek) dengan menjaga protokol kesehatan, momen HUT dihelat di Gedung News DIs Ways Jalan Walikota Mustajab Nomor 76 Surabaya, Kamis (18/6).

Dihadiri CEO klub Persebaya Surabaya Azrul Ananda, Komisaris Persebaya Surabaya Isna Fitriana Iskan, Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi, Direktur Media Officer Persebaya Surabaya Nanang Priyanto, dan pengurus Persebaya Surabaya lainnya.

Dalam kesempatan itu, Azrul mengatakan, menginjak usianya yang ke-93, semua dipersembahkan untuk masyarakat Surabaya dan Suporter Bonek.

Berharap agar Persebaya Surabaya selalu mengikuti jalan yang tepat.

” Semoga Persebaga kembali kepada jalan tol (mencapai juara Liga 1, Red), seperti yang diinginkan seluruh penduduk Surabaya,” katanya kepada Radar, Kamis (18/6).

Maka, di momen ulang tahun ini, kata dia, sebagai refleksi diri bahwa perencaan bisa berhenti kapan saja.

Jadi pihaknya selalu ingat untuk menginjak bumi. Dan selama empat tahun dibawah kendalinya, Persebaya Surabaya sedang di jalur yang bagus.

Ya, Persebaya Surabaya berhasil masuk kembali ke Liga-1. Sebelumnya juara pertama di Liga-2 2017, peringkat kelima di Liga 1 2018, finalis piala Presiden 2019, dan runner up Liga 1 2019.

“Sebenarnya mengawali (Liga 2020, Red) Persebaya memulainya dengan sangat manis dengan juara pra-musim piala Gubernur Jawa Timur 2020,” ujarnya.

Sehingga di 2020 ini, berharap klub Persebaya Surabaya atau Bajul IJo lebih tinggi.

Pihaknya mulai menargetkan juara. Minimal bersaing merebutkan juara Liga 1.

Selain itu, pihaknya juga menyadari lebih baik menjaga kesehatan dan keselamatan kehidupan sosial masyarakat. Karena jauh lebih mahal dari sepak bola.

“Kita punya harapan tinggi, karena seluruh dunia sedang mengalami pandemi virus Corona. Sehingga yang prioritas utama adalah masyarakat dulu,” katanya.

Dengan demikian, di hari lahirnya Persebaya Surabaya, pihaknya berterimakasih kepada teman-teman Bonek Mania. “Tidak boleh melakukan acara-acara seremonial,” pintanya.

“Semua komunitas (Bonek, Red) menyarankan untuk lebih menjaga diri dan menjaga satu sama lainnya,” ujarnya.

Karena, percuma masyarakat Surabaya tidak sehat, nanti tidak dapat menikmati sepak bola. Sehingga lebih baik memperhatikan nasib masyarakat.

“Masyarakat saat ini yang kita dipikirkan lebih luas. Karena jutaan orang yang kehilangan pekerjaan,” katanya.

Azrul berharap Persebaya Surabaya usianya ke 93 bisa refleksi diri membuat lingkungan sepak bola lebih sehat.

“Jangan sampai keputusannya untuk masa depan Persebaya Surabaya lebih suram lagi. Karena jelas dari musuh kemajuan adalah ketidakpastian,” ungkapnya.

” Semoga situasi segera normal dan sepak bola kembali dengan cara yang benar dilaksanakan,” tandasnya.

(fatkhur rizqi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.