Beranda Ramadhan Ibadurrohman Mewisuda Para Penghafal Alquran

Ibadurrohman Mewisuda Para Penghafal Alquran

119
BERBAGI
PENUTUPAN MUKHOYYAM. Ponpes Ibadurrohman mewisuda para penghafal Alquran yang ikut serta mukhoyyam.

TASIK – Pondok Pesantren Iba­dur­roh­man Tasikmalaya kembali menyelenggarakan wisuda Mukho­y­y­­am Quran, Karantina atau Kemah Alquran yang ke-3 pada 2018.

Pimpinan Ponpes Ibadurrohman Tasikmalaya KH Didi M Turmudzi LC MA mengatakan Mukhoyyam Quran ini mendapatkan animo yang tinggi dari para penghafal Quran. Quota yang semula berjumlah 150 peserta, ternyata membeludak sam­pai 200 peserta. Yang terdiri dari tingkat SD sebanyak 85 peserta, SMP sebanyak 79 peserta, SMA sebanyak 32 peserta dan mahasiswa 4 orang.

Siapa presiden pilihan mu nanti di 2019 ?

“Alhamdulillah semangat pelajar dan orang tua untuk mengikuti Mukhoyyam Quran Ibadurrohman yang ke-3 ini semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan quota semula 150 kita tambah menjadi 200 peserta. Itu pun masih banyak yang minta jadi peserta.

Tapi pada akhirnya kita tolak karena keterbatasan pembimbing dan sarana. Peserta MQ 3 Ibadurrohman tahun ini dari berbagai daerah. Di antaranya, Bekasi, Bandung, Cilacap, Ciamis, Banjar, Garut, Kuningan dan tentunya dari Tasikmalaya,” tutur Didik, Selasa (12/6).

Capaian dari MQ 3 Ibadurrohman selama 10 hari ke belakang ini ada yang bisa meraih hafalan Quran sebanyak 3,5 juz. Yang diraih oleh Ananda Sabila Syahadah Azizah asal Kota Tasikmalaya. “Kami akan terus fokus dengan keunggulan tahfiz ini untuk men­jadikan ge­nerasi mu­da sebagai ge­nerasi Qurani dan generasi Rab­bani. Insyaallah pesantren Iba­­durrohman siap menjadi lem­baga mainstream dalam hal men­cetak para penghafal Alquran,” terangnya.

Didi Menambahkan MQ 3 Iba­durrohman dibimbing oleh 22 pem­bimbing dan 15 di antaranya sudah hafal Quran 30 Juz (hafiz dan hafizah) dan beberapa pembimbing lainnya sedang dalam proses me­nyelesaikan hafalannya.

CEO Ibadurrohman Ustaz Agus Sugiarto SPd MM menyampaikan keistimewaan Alquran. Apapun yang ada Alquran pasti akan ada keistimewaannya. seperti bulan Ramadan ini Alquran diturunkan.

Kenapa Nabi Muhammad SAW begitu istimewa? Karena Nabi Mu­hammad menerima wahyu Al­quran. “Semoga para peserta ini selalu istikamah dan menjaga murajaah hafalannya. Jangan sam­pai tergoda oleh setan yang terkutuk dan oleh ponsel yang tercanggih,” ujar Agus.

Agus juga menuturkan dalam penutupan MQ 3 Ibadurrohman ini pula dihadiri oleh tokoh Tasik­malaya, mantan Rektor Universitas Siliwangi yaitu Prof DR H Kartawan MP yang secara khusus menghadiri wisuda putrinya sebagai peserta MQ Ibadurrohman. (ais)

loading...