Ibunda Almarhum Delis Siswi SMPN 6 Kota Tasik Minta Pelaku Dihukum Mati

2518
0

KOTA TASIK – Terungkapnya kasus kematian Delis (13), siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya, membuat ibu kandung Wati Fatmawati (46), merasa lega dan meminta pelaku dihukum mati.

“Banyak yang lain mengatakan ke saya kematian Delis karena kecelakaan. Tapi, saya tak percaya dan tetap yakin perasaan saya kalau anak saya dibunuh,” ujar Wati kepada radartasikmalayam.com saat ditemui di rumahnya, Kamis (27/02) pagi.

Terang dia, dirinya pun sering menjawab pertanyaan para tetangga dan orang lain kalau anaknya meninggal karena dibunuh.

Berita terkait : Pembunuh Delis Siswi SMPN 6 Kota Tasik yang Ditemukan di Gorong-Gorong Terungkap

Namun, dia tak pernah menuduh siapapun terkait pelakunya dan menyerahkan selama ini kepada pihak yang berwenang.

“Saya tidak tahu hasil otopsi seperti apa. Tapi, saya merasa anak saya dibunuh. Itu saja. Tak mungkin anak saya mati seperti itu kalau tidak dibunuh oleh seseorang,” terangnya.

Baca juga : Budi Panen Kurma di Masjid Agung Kota Tasik, Warga Rebutan

Meski selama sebulan sejak ditemukan mayat anaknya di gorong-gorong sekolahnya belum diketahui penyebab kematiannya, Wati berupaya tetap tegar dan berusaha menjalani hidup sebagai pedagang lontong untuk menghidupi satu anaknya lagi, yakni adik korban.

“Saya hanya bisa berharap Tuhan membukakan penyebab dan pelaku yang membunuh anak saya,” harapnya.

Dia menambahkan, alasan mengapa dirinya yakin anaknya dibunuh, juga karena secara logika tak mungkin kalau anaknya kecelakaan mayatnya bisa masuk saluran drainase yang ukurannya sempit sampai tersembunyi.

“Alasan selain perasaan saya yang meyakini ada yang bunuh, tidak masuk akal tubuh anak saya kalau kecelakaan bisa masuk gorong-gorong sempit itu sampai ke dalam. Itu jelas ada yang menyembunyikan,” tambahnya.

Selama ini dirinya tak mengindahkan orang lain yang mengatakan kalau kematian anaknya itu karena kecelakaan tak disengaja. Malahan dirinya sempat membenci orang-orang yang memberikan informasi tersebut.

“Namanya saya ibunya, pasti ada perasaan dalam diri saya terkait anak saya. Apalagi ini jelas ditemukan anak saya meninggalnya dalam kondisi tak normal di dalam gorong-gorong. Saya sempat benci kalau ada yang bilang begitu,” jelasnya.

Wati menegaskan, siapapun pembunuhan dia berharap pelakunya dihukum mati. “Saya ingin pelaku dihukum mati. Jangan sampai lepas dan cepat ditangkap lalu dihukum mati, sekali lagi dihukum mati,” tegasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.