Ibunda Siswi SMPN 6 Kota Tasik yang Jasadnya Ditemukan di Gorong-Gorong Minta Kepastian

1258
0
BERDUKA. Guru, siswa dan siswi di SMPN 6 Tasikmalaya melaksanakan salat gaib di lapangan sekolah sebagai bentuk duka cita atas meninggalnya DS, salah satu siswi di sekolah tersebut kemarin (28/1). foto-foto: rangga jatnika / radar tasikmalaya

Ibunda Del (13) siswi SMPN6 Kota Tasik yang jasadnya ditemukan di Gorong-gorong, Wati Candrawati (40) mengaku tidak memiliki firasat apapun atas apa yang menimpa putrinya.

Ia berharap kepolisian dan pemerintah dapat mengusut secara tuntas penyebab yang membuat anaknya meregang nyawa.

“Saya harap bisa mengetahui kronologisnya seperti apa. Secara pribadi sudah ikhlas Insya allah,” ujarnya kepada Radar,kemarin.

Baca juga : Ribuan Pelajar & Guru SMPN 6 Kota Tasik Shalat Gaib, Doakan Del yang Jasadnya Ditemukan di Gorong-Gorong

Wati me­nu­turkan se­jak Kamis pagi (23/1), DS berangkat sekolah se­perti biasanya. Namun hingga sore, anak sulungnya itu tak kunjung pulang.

Keluarga mulai khawatir dan menanyakan keberadaannya ke kerabat dan kenalannya. “Tapi enggak ada yang tahu di mana DS,” ungkap.

Hari Jumat (24/1), keluarga melaporkan hilangnya Delis ke Polsek Mangkubumi. Setelah itu, Wati dan kerabatnya pun datang ke SMPN 6 Tasikmalaya untuk mencari petunjuk.

Termasuk meminta sekolah memperlihatkan rekaman CCTV. “Tapi kata pihak sekolah rekaman CCTV-nya sudah terhapus,” katanya.

Dari pengakuan teman sekolahnya, hari Kamis (23/1) DS tidak langsung pulang karena menunggu seseorang. Akan tetapi belum diketahui siapa orang yang ditunggunya itu. “Makanya saya ingin tahu siapa yang menjemput anak saya,” tuturnya

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meminta masyarakat tidak mudah percaya informasi yang beredar di media sosial. Menyikapi meninggalnya DS (13), siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang tengah menjadi perbincangan publik.

Menurutnya, semua diharapkan dapat menahan diri untuk tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum jelas. Sebab, pihak kepolisian tengah mengusut kebenaran dari peristiwa naas itu.

“Pihak kepolisian sedang mengusut kasus ini, tolong informasi yang disampaikan jangan mudah ambil kesimpulan. Kasihan keluarga yang sedang berduka,” tuturnya usai takziah ke keluarga DS di RT/RW 04/08 Kampung Sindangjaya Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi, Selasa (28/1).

Baca juga : Polisi Periksa 3 Saksi Temuan Jasad Siswi SMPN 6 Kota Tasik di Gorong-gorong

Menurutnya, warga yang aktif di media sosial diharapkan bisa menghapus foto-foto korban yang tidak layak dipublikasi.

Baiknya, sesama warga masyarakat mengajak sama-sama mendoakan almarhummah diterima di sisi Allah SWT.

“Kita doakan saja, mending ajakan ucapan doa atau apa yang sekiranya patut dilakukan. Kita selalu berharap mudah-mudahan adinda DS korban kecelakaan,” kata Budi.

Senada dengan wali kota, Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengatakan kondisi saat DS tak pulang ke rumah di hari pertama, sedang hujan lebat.

Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. “Namanya musibah bisa terjadi kapan pun, dimana pun oleh siapa pun. Kita petik hikmahnya, jangan berandai-andai serahkan pihak berwajib menelusurinya,” ajak Yusuf.

(igi/rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.